Senin, 03 Juni 2013

Pantaskah Aku Marah

Menahan amarah itu memang tak mudah. Apalagi pada saat hati kita dipenuhi oleh rasa kesal yang begitu tinggi. Saat dimana kita merasa pantas untuk memarahi semua orang. Melampiaskan kekecewaan yang ada dalam hati.

Menahan amarah itu memang tak mudah. Makanya balasannya pun adalah surga yang sangat indah. Disaat kita mampu untuk marah, namun kita justru menahannya. Bukankah itu butuh perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa keras? 

Saat kita marah, atau berfikir untuk marah, coba introspeksi diri kita, apakah kemarahan kita memang berdasar atau tidak. Jikapun ia memang berdasar, adakah cara lain yang lebih ma'ruf untuk menyelesaikan masalah itu? Percayalah, bagiku, kemarahan tak lebih dari sekedar mengukir luka pada hati yang mungkin tak sewajarnya tersakiti.


-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat Datang di Alam Pejuang

Kehidupan yang dimaknai dengan kontribusi
Kehidupan yang diwarnai dengan amal nyata
Karena kita,, dilahirkan untuk menjadi Pengukir Sejarah

About Me

Foto saya
Seorang sanguinis, yang lebih menyukai menumpahkan segala sesuatunya melalui tulisan. Karena dengan menulis, membuatnya merasakan kebebasan dan petualangan. Mencoba menata diri untuk menjadi pribadi yang bermanfaat dan lebih mencintai Rabbnya dari waktu ke waktu..