Senin, 15 Desember 2014

Pemenang Berjiwa Kerdil

Capek itu, kalau....
Melihat orang, dia bilang ke seseorang yang dianggapnya haters, bahwa sekali haters tetap haters.... Akan menutup telinga dari siapapun yang berbeda pendapat dengannya...
Padahal, dia sendiri mungkin juga seorang haters... Tapi pada posisi sebaliknya....
Tidak melihat diri sendiri...

Capek itu, jika...
Ada seseorang, yang mengatakan pada orang lain, bahwa orang tersebut gagal move on...
Suka liat masa lalu aja...
Ga terima kenyataan...
Padahal, dia juga bisa jadi gagal move on...
Kalau merasa sudah menang, ngapain ngurusin orang yang kalah dan dianggap gagal move on?
Berarti dia juga gagal move on dong?
Lagi, tak berkaca pada diri sendiri...

Capek itu, adalah...
Saat melihat seseorang yang mendeklarasikan bahwa ia telah menang, namun prilakunya menunjukkan bahwa ia adalah pihak yang kalah? Minimal secara psikologis...
Ia merasa insecure, sehingga melakukan tindakan yang tidak masuk akal...
Kalau sudah merasa menang, mengapa tidak berjiwa seperti pemenang sejati?

Mental pemenang tak selalu bisa dimiliki, bahkan oleh orang yang menganggap dan dianggap pemenang sekalipun...

#cekdiri
#introspeksi

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

JODOH Hari 51

�� Hadits 51��

إن الصدق يهدي إلى البر و إن البر يهدي إلى الجنة. و إن الرجل ليصدق حتى يكتب عند الله صديقا
"Sesungguhnya kejujuran mengantarkan kepada kebaikan, dan kebaikan mengantarkan kepada surga. Hendaknya seorang senantiasa jujur sehingga ditetapkan sebagai orang jujur di sisi Allah."

Hadits ini merupakan perintah agar kita senantiasa jujur dalam berkata dan berbuat. Makna jujur adalah mengabarkan sesuatu sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya.

Kejujuran merupakan sebuah amal kebaikan dan akan membawa kepada kebaikan-kebaikan lainnya. Sehingga, itu merupakan sebab yang memasukkan seseorang ke dalam surga.
Disebutkan pula di dalam hadits di atas bahwa seorang yang senantiasa jujur dalam kesehariannya, maka Allah akan menjadikan kejujuran sebagai suatu tabiatnya dan manusia akan mengenal kejujuran yang ada pada dirinya.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang dituliskan sebagai orang jujur di sisi-Nya. Aamiin.
 Ust Riki -  Mahasiswa UIM semester akhir 

@Program Jodoh ��✅

Minggu, 14 Desember 2014

Motherhood

Mungkin, kita sebagai seorang ibu adakalanya berpikir jika kita dipenuhi dengan urusan "mengurusi" orang lain saja... Sementara diri sendiri kadang tak terperhatikan...

Mungkin kita sempat berpikir, setelah kita menjadi ibu, tak ada lagi waktu untuk diri kita sendiri... Jikapun ada, sedikiiiit sekali....

Mungkin, sempat terlintas dalam benak, bahwa kita tak lagi memiliki dunia kita sendiri... Dunia kita kini, tak seperti dulu....

Mungkin... Itu mungkin sekali terjadi...

Betapapun sering atau jarangnya hal tersebut terlintas dalam benak...
Ah... Semoga Allah mampukan kita untuk menjalani ini dengan setitik cahaya bernama keikhlasan... :)

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Sabtu, 13 Desember 2014

Emosi Anak

Mau posting tentang parenting lagi ah... Kemarin-kemarin nemu informasi yang bagus tentang emosi dan tantrum pada anak. Umar belum sampai pada tahap emosi yang gimanaa gitu atau tantrum. Karena memang belum masanya. Sekarang paling baru mengekspresikan kesal atau marah...

Kita seringkali melihat anak yang tantrum di depan umum. Melihatnya berteriak-teriak karena keinginannya tidak terpenuhi. Pernahkah terikir, bagaimana jika kita yang menjadi orangtua anak itu? Apa yang seharusnya kita lakukan?

Nah, info tentang tantrum ini dibuat dalam tulisan yang ringan dan mudah dimengerti. Ditulis oleh bunda Alzena. Membuat kita paham bagaimana seharusnya bersikap sebagai orangtua saat anak tantrum. Bagaimana mengelola emosi anak, dan kita juga. Bahwa anak akan meniru kita. Dari cara kita menghadapi situasi tertentu. Ia akan belajar dari diri kita. Maka memang benar ya, jadi orangtua itu, duh... benar-benar sarana menempa diri, meningkatkan kualitas kesabaran dan diri kita... terutama dimata Allah. Karena keteladanan itu lebih efektif... ;)

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Jumat, 12 Desember 2014

Kenali Mereka

Miris melihat kondisi negeri ini saat ini. Kita adalah negara dengan penduduk muslim terbesar. Mayoritas. Namun saat ini, ummat Islam justru semakin terpojok di negeri ini. Banyak yang mengaku Islam, tapi hidup jauh dari Islam.

Kini, syiah dan JIL bebas menebarkan pemikirannya. Sesama muslim saling bertikai. Antara yang haq dan bathil sudah tak jelas bedanya. Sudah bercampur baur.

Syiah... Betapa belum banyak yang mengetahui kesesatannya. Semoga tabel ini bisa membantu kita dalam mengenali Syiah dan ciri-cirinya.

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Kenali Mereka

Miris melihat kondisi negeri ini saat ini. Kita adalah negara dengan penduduk muslim terbesar. Mayoritas. Namun saat ini, ummat Islam justru semakin terpojok di negeri ini. Banyak yang mengaku Islam, tapi hidup jauh dari Islam.

Kini, syiah dan JIL bebas menebarkan pemikirannya. Sesama muslim saling bertikai. Antara yang haq dan bathil sudah tak jelas bedanya. Sudah bercampur baur.

Syiah... Betapa belum banyak yang mengetahui kesesatannya. Semoga tabel ini bisa membantu kita dalam mengenali Syiah dan ciri-cirinya.

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

#IsraelMustPay

Berita yang paling menggemaskan kemarin adalah berita tentang menteri Palestina yang wafat karena dicekik polisi Usrael saat sedang memimpin demo. Dan dunia, terutama Amerika dan Israel diam aja tuh. Ga gembar gembor kaya saat ada pemuda Israel yang terbunuh. Katanya sih Amerika pejuang HAM. Beuh... Nonsense banget kalau udah menyangkut muslim apalagi Palestina. Coba kalau menteri Israel yang mengalami itu dan terbunuh oleh orang Palestina. Sudah bisa ditebak, pasti Amerika dan Israel langsung koar-koar teroris, punya alasan untuk membombardir Palestina, dan sederet tindakan tidak masuk akal lainnya.

See? Ini namanya standar ganda. Standar ganda yang hanya diberlakukan pada muslim. Karena kita bernama Muslim.

Miris. Sedih. Marah. Semua bercampur aduk. Disaat semua rasa itu bercampur aduk, secuil harapan muncul. Semoga marah ini memang karena Allah. Karena mereka menistakan agama Allah dan menzhalimi.saudara muslim kami. Semoga muslim segera bangkit dan menunjukkan izzahnya. Bukan hanya saudara kami di Palestina yang mempertahankan Al Aqsha. Tapi itu juga tugas kami.

Dan lalu terlintas.... Melihat kualitas diri dari saudara kami di Palestina.. Ah... malu rasanya... #tutupmuka.
Mari berbenah.

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Selamat Datang di Alam Pejuang

Kehidupan yang dimaknai dengan kontribusi
Kehidupan yang diwarnai dengan amal nyata
Karena kita,, dilahirkan untuk menjadi Pengukir Sejarah

About Me

Foto saya
Seorang sanguinis, yang lebih menyukai menumpahkan segala sesuatunya melalui tulisan. Karena dengan menulis, membuatnya merasakan kebebasan dan petualangan. Mencoba menata diri untuk menjadi pribadi yang bermanfaat dan lebih mencintai Rabbnya dari waktu ke waktu..