Rabu, 05 November 2014

JODOH Hari 44

♻ Faidah Hadits ke-44

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد.

قال عليه الصلاة والسلام : لا تكثر الضحك فإن كثرة الضحك تميت القلب.
أخرجه الترمذي وابن ماجه.

Hukum asal tertawa adalah mubah. Namun, bila intensitasnya berlebihan, maka bisa menjadi makruh.

Kaum muslimin hafizhakumullah

Adakah orang yang ingin hatinya mati sehingga tidak bisa membedakan antara yang baik dan yang buruk, antara salah dan benar ?
Tentu, tidak akan ada yang ingin mengalaminya.

Setiap orang menginginkan hatinya hidup sehingga bisa menjalani kehidupan dengan baik & bermanfaat. Namun, sayangnya sedikit sekali orang yang merawat hatinya agar tetap 'subur' bahkan ada yang sengaja membiarkannya 'layu' dan mati perlahan.

Kaum muslimin hafizhakumullah

Diantara sebab matinya hati seseorang adalah lalai dari mengingat akhirat. Dan banyak tertawa merupakan wasilah (sarana) menuju kelalaian tersebut. Itu sebabnya Rasulullah melarang banyak tertawa.

Kita memohon kepada Allah agar terjauh dari sifat lalai terhadap akhirat.

Wallahu a'lam.
Wallahul muwaffiq.

��Ust Ridwan Arifin

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Selasa, 04 November 2014

Dua Umar

Karena sangat suka dengan Umar bin Khattab, dan Umar bin Abdul Aziz, jadilah memberi nama anak Umar. Yang harapannya, meski yang ini Umar bin Yahdi, tapi semoga dapat meneladani sosok kedua Umar tersebut. Amiin..

Umar bin Khattab.
Ia sungguh telah membawa perubahan pada dakwah Rasulullah saw.
Ia yang berani hijrah di siang hari dan secara terang-terangan.
Ia tangguh, biidznillaah..

Umar bin Abdul Aziz.
Ia masih dalam garis keturunan Umar bin Khattab.
Ia adalah khalifah yang luar biasa.
Ia pemimpin yang adil.
Pemimpin yang dirindu dan dicinta rakyatnya.
Islam berjaya.
Ia bijaksana, biidznillaah...

Umar Aysar Siradj.
Karena dua Umar itu, maka kini Umar pun ada dalam namamu
Berharap engkau bisa meneladani keduanya
Meski aku tahu, yang harus kulakukan terlebih dahulu adalah memantaskan diri..
Untuk menjadi madrasah pertama dan utama bagi Umar untuk tumbuh..
Meski aku jauuuh sekali dari ibunda seorang Umar bin Abdul Aziz...
Biarkanlah, mimpi akan membawaku untuk meningkatkan kualitas diri sebagai seorang ibu...
Mimpi, dan harapan..
Setangguh Umar bin Khattab
Sebijaksana Umar bin Abdul Aziz

Segala sesuatu yang Allah berikan pada kita adalah amanah yang harus kita jaga. Termasuk anak. Mendidiknya adalah amanah dan syukur yang tak terhingga atas karuniaNya.

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Syukuri Ia Yang Masih Bersamamu

Kematian...
Sesungguhnya ia teramat dekat dengan kita... Namun kita yang terlalu sering mengabaikannya...

Beberapa hari ini sering diingatkan tentang kematian... Melalui saudara-saudara yang satu persatu dipanggil oleh Allah.. Ada 2 orang kakak kelas yang wafat pasca melahirkan, dan ada 2 orang kakak kelas juga yang baru saja ditinggal oleh suaminya...

Rasanya tidak terbayang olehku... Bagaimana perasaan keluarga yang ditinggalkan... Anak yang masih begitu belia... Masih membutuhkan sosok ayah dan ibunya....

Salah seorang kakak kelas yang ditinggal suaminya berkata, "Bersyukurlah, dan jagalah suami kita saat ia masih di sisi".

Kematian memang bisa datang pada siapa saja... Orang terdekat kita, atau bahkan kita sendiri... Saat mereka masih bersama kita, maka syukurilah.. Jangan menyia-nyiakannya...

Alhamdulillaah.. Masih diberikan kesempatan bersama orang-orang tercinta... Masih diberikan waktu untuk berusaha menjadi yang terbaik dalam setiap peran...

Alhamdulillaah.. Bersyukur atas perjalanan takdir yang membawaku untuk bersamanya... Seorang lelaki baik.. Yang impiannya adalah surga...

Syukurilah, ia yang masih bersamamu...

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian- 

Senin, 03 November 2014

JODOH Hari 43

♻ Faidah Hadits 43

الحمد لله و الصلاة و السلام على رسول الله و على آله و صحبه و من تبعهم أجمعين. أما بعد،

قال رسول الله صلى الله عليه و سلم "لا تدخل الملائكة بيتاً فيه كلب و لا صورة"
Rasulullah shallahu'alaihi wa sallam bersabda " Malaikat tidak akan memasuki suatu rumah yang terdapat di dalamnya anjing maupun gambar."

Penjelasan Hadits

Hadits tersebut menerangkan bahwa keberadaan anjing maupun gambar makhluk bernyawa di dalam rumah menjadi penghalang masuknya malaikat ke dalam rumah tersebut.

Malaikat yang dimaksud di dalam hadits tersebut adalah malaikat rahmat. Adapun malaikat yang tugasnya mencatat amalan manusia, maka ia terus bersama manusia tersebut tanpa terkecuali.

Dikecualikan dari hadits tersebut anjing yg digunakan untuk berburu atau menjaga ternak dan ladang. Adapun selain itu, maka termasuk di dalam kandungan hadits diatas.

Sedangkan gambar yang dimaksud di dalam hadits adalah gambar makhluk yang memiliki ruh, baik manusia maupun binatang.

Wallahu ta'ala a'lam.

�� Ust Riki

@program jodoh
Just One Day One Hadits��

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

JODOH Hari 42

Faidah Hadits ke 42

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda,

“Senyumanmu di hadapan saudaramu
adalah sedekah.” [Hr at-Tirmidzi].

Ikhwah fillah, a’azzakumullah…

Jangan Anda kira wibawa adalah dengan selalu berwajah serius dan mengerutkan dahi layaknya orang sedang berpikir.

Jangan pula Anda duga
bahwa tersenyum pada sesama adalah kelemahan
dan ketidakjantanan.

Justru sebaliknya, inilah
akhlaq baik yang selalu dipraktekkan Rasulullah
shallallahua ‘alaihi wa sallam beserta para
sahabat.

Anas ibn Malik, asisten Sang Nabi,
menuturkan bahwa belum pernah Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam berpapasan
denganku melainkan beliau menyunggingkan
senyum.

Justru itulah kunci wibawa dan pesona
seseorang. Orang yang ramah dan murah senyum akan lebih dihargai oleh orang-orang sekitarnya.

Senyuman adalah wujud kerendahan hati dan
penghargaan terhadap sesama. Ia akan sulit
dilakukan dengan tulus oleh orang-orang yang
buruk perangainya.

Uniknya, para pakar hadits kenamaan seperti Ishaq ibn Rahawaih, Asy-Sya’bi, Abdullah ibnul Mubarak rahimahumullah
mendefinisikan akhlaqul karimah dengan
senyuman dan keceriaan wajah.

Ikhwah fillah, a’azzakumullah…

Senyum merupakan ucapan selamat datang
terindah. Sekalipun ratusan karangan bunga
dipajang dan puluhan meter karpet merah digelar untuk menyambut Anda di sebuah walimah, namun
jika semua orang di sana bermuka masam, tidak tersenyum sedikitpun kepada Anda, tentu Anda akan berpikir sebaiknya tidak usah hadir saja.

Sebaliknya, bila tidak ada jamuan yang istimewa, namun rekan Anda menyambut Anda dengan senyum yang merekah, tentu apapun menunya,
kesan Anda akan selalu baik tentangnya.

"Senyuman dapat membuat perubahan besar"

Sobat yang sedang dirundung masalah pun
kontan akan merasa terhibur kala koleganya
ramah tersenyum di hadapannya.

Bahkan, bukankah seringkali sekedar senyuman itu lebih
dahsyat dari sedekah berupa materi namun
dipenuhi keangkuhan dan ketidakramahan saat
memberi?

Ikhwah fillah, a’azzakumullah…

Hadits di atas ada lanjutannya, yaitu: “…, amar makruf-nahi munkar juga merupakan sedekah, memberi petunjuk jalan kepada orang yang tersesat juga sedekah, membimbing orang yang tunanetra juga sedekah, menyingkirkan batu,
duri, atau tulang yang mengganggu di jalan juga sedekah, serta menuangkan air dari embermu ke
dalam ember saudaramu juga sedekah.”

Ikhwah fillah, a’azzakumullah…

“Jangan sekali-kali engkau remehkan kebaikan apa pun meski hanya sekedar menemui saudaramu dengan wajah yang ceria.” [Hr Muslim].

Wallahul Muwaffiq.

Ust Nur Fajri Ramadhon.
Just One Day One Hadith.

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Three Magical Words

Three magical words....
Tiga kata ajaib yang sering orang katakan adalah kata maaf, tolong dan terimakasih. Mengapa tiga kata ini ajaib? Karena tiga kata ini akan memudahkan kita dalam berkomunikasi. Menjadikan komunikasi kita dengan orang lain begitu positif, dan berlaku universal. Selain itu, tiga kata ini juga menunjukkan kesopanan dalam berkomunikasi.

Ini juga berlaku saat kita berkomunikasi dengan anak kita. Dan itu tentunya dimulai dari kita, sebagai orangtua yang mencontohkannya pada anak-anak kita. Jangan segan untuk meminta maaf pada anak kita jika kita memang bersalah. Itu akan membuat anak pum tak ragu untuk meminta maaf saat mereka melakukan kesalahan.

Ada seorang anak yang ia begitu sulit untuk mengucapkan kata maaf pada orangtuanya, sebab, menurutnya, orangtuanya tak pernah meminta maaf jika melakukan kesalahan. Kesalahan yang bahkan sempat membuat sang anak merasa begitu sedih dan tidak nyaman. Ini akan berefek hingga anak dewasa. Ia akan sulit mengucapkan kata maaf. Meskipun mungkin dalam hatinya ia begiti ingin mengucapkannya, namun ia tak pernah diberi contoh oleh orangtuanya.

Kita sebagai orangtua pastilah memiliki kesalahan ketika berinteraksi dengan anak kita. Kita bukan orangtua yang super, yang selalu benar menurut pemahaman kita. Jangan ragu untuk meminta maaf, bahkan pada anak kita.

Dua kata lain pun demikian. Jangan ragu untuk mengucapkan terimakasih pada anak. Apresiasi hal positif yang mereka lakukan. Mereka akan merasa dihargai.

Peerku adalah sekarang bagaimana mengajarkan three magical words ini pada Umar... Dengan keteladanan, tentunya...

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Sabtu, 01 November 2014

JODOH Hari 41

♻ Faidah Hadith ke 41

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda, “Seorang mukmin dengan mukmin
lainnya lasana satu bangunan yang saling
menguatkan satu sama lain.” [Hr al-Bukhari dan
Muslim]

Ikhwah fillah a’azzakumullah…
Manusia secara naluri dan kodrati merupakan
makhluk sosial sebagaimana dijelaskan oleh para pakar, di antaranya Ibnu Khaldun.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kalian dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, serta
menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan
bersuku-suku agar kalian saling mengenal.” [Qs
49: 13]

Terlebih lagi sesama mukmin, hubungan antar sesama mereka lebih erat lagi,

“Sesungguhnya
tidaklah kaum mukminin itu melainkan
bersaudara.” [Qs 49: 10]

Dalam hadits di atas
bahkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
memberi perumpamaan yang lebih indah lagi.

Tidak hanya bersaudara, bahkan mereka laksana satu bangunan yang saling menyangga satu sama lain!

Setelah mengucapkan sabda ini beliau lantas
menyilangkan jari-jari di tangan kanan dengan
jari-jari di tangan kiri.

Lebih istimewa lagi, Rasul shallalahu ‘alaihi wa sallam pun dalam hadits lain mengibaratkan
mereka laksana satu tubuh.

Jika salah satu
anggota tubuh merasakan sakit, maka spontan seluruh tubuh ikut merasakan penderitaan hingga
demam dan sulit tidur.

Subhanallah…
Ikhwah fillah a’azzakumullah…

Islam datang pertama kali di tengah bangsa
Arab yang kala itu sangat fanatik terhadap
kabilah masing-masing.
Mereka siap mengorbankan
jiwa dan harta mereka untuk menghadapi kabilah lain saat berseteru.

Hubungan silaturahim sesama keluarga dan kabilah sangatlah erat.

Sayangnya hal ini tidaklah terpuji secara mutlak dalam agama kita. Ada tali penghubung lain yang
seharusnya lebih dinomorsatukan, yaitu keimanan.

Sekalipun pihak yang terzalimi tidak memiliki
kekerabatan sama sekali dengan kita, atau
berada di negeri dan benua lain misalnya, maka hubungan keimanan akan memantik keimanan yang bersemayam di dada-dada kaum mukminin untuk
membela sekuat tenaga, dengan jiwa, harta, dan
doa.

Sebagaimana Islam menembus batas-batas
negara, ras, dan bahasa, begitu pula ukhuwwah
imaniyyah menyatukan semua mukmin di semua tempat.

Saling menguatkan dan meng-cover
kelemahan saudaranya.

Ikhwah fillah, a’azzakumullah…

Sebaliknya, betapapun dekatnya hubungan
seseorang dengan kita dari sisi nasab dan
wilayah, namun ketika ia tidak mengesakan Sang
Pencipta dalam tauhid serta tidak mengimani
rukun iman, maka tidaklah ia lebih utama
dibanding mukmin di seberang samudra yang
belum kita lihat.

“Kamu tidak akan mendapati suatu kaum yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir mencintai orang-orang yang memusuhi Allah dan Rasul-Nya
sekalipun mereka adalah ayah, anak, saudara,
atau kerabat mereka.” [Qs 58: 22]

Wallahul Muwaffiq.

Ust Nur Fajri Romadhon
Just One Day One Hadith

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Selamat Datang di Alam Pejuang

Kehidupan yang dimaknai dengan kontribusi
Kehidupan yang diwarnai dengan amal nyata
Karena kita,, dilahirkan untuk menjadi Pengukir Sejarah

About Me

Foto saya
Seorang sanguinis, yang lebih menyukai menumpahkan segala sesuatunya melalui tulisan. Karena dengan menulis, membuatnya merasakan kebebasan dan petualangan. Mencoba menata diri untuk menjadi pribadi yang bermanfaat dan lebih mencintai Rabbnya dari waktu ke waktu..