Senin, 25 Februari 2013

Jannah Oriented

Perjalanan hidup tak selalu mudah bukan?
Itu yang membuat hidup kita jauh lebih hidup. :)
Ada saatnya kita berteman baik dengan bahagia, dan terkadang, kita berkarib dengan duka.
Semua itu ada saatnya. Saat yang telah Allah tetapkan untuk kita. Setiap ujian itu adalah batu loncatan bagi keimanan kita. Ketika kita beriman,pastilah diuji. Karena keimanan haruslah terekspresikan dalam akhlak kita. Bukan keimanan ketika ia hanya menempati salah satu sudut di ruang hati kita. Karena keimanan, butuh pembuktian di medan amal yang nyata.

Aku ingin surga!
Aku rindu surga!
Kata-kata ini pun butuh pembuktian....
Bagaimana setiap langkah kita mendekat kepada surga yang dirindu?
Fokuslah pada surga.
Buat ia dekat di pandangan.


-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Minggu, 24 Februari 2013

Nothing

Bermimpilah, dan lakukan yang terbaik demi mimpimu.
Biarkan energi mimpimu mengaliri seluruh jiwamu.
Bergeraklah menuju mimpi yang menjadi realita
Dengan cinta, karena cinta, dan untuk cinta Yang Maha Mencintai


-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Rabu, 06 Februari 2013

My First Pizza Experience

Kemarin aku masuk kerja shift siang. Jadilah paginya bisa berpetualang ke pasar dulu untuk membeli bahan-bahan. Hm.. Bahan-bahan apa? :)
Jadi, ibuku baru saja membeli peralatan memasak, yang salah satu part-nya buat bikin pizza. Terlintaslah ide, kenapa ga coba buat pizza sendiri? Yah.. meskipun hasil belum tentu oke, tapi, gapapalah,, coba aja... Ga ada salahnya mencoba bukan? Lagian mantan praktikkan ini (kalo anak farmasi kan praktikkum terus di lab.. :D), jadi udah biasa main sama percobaan yang seringnya gagal. Hehe.. Pembenaran mode : on. Paginya pun, aku udah pamer ke si abang, mau buat pizza, haha.. Padahal entah jadinya akan seperti apa.. Tapi, woles aja.. Show must go on! Bismillah.. 

Setelah bahan-bahan tersedia dari pemasok di pasar, barulah dimulai petualangan sebenarnya. Mulai  bercengkrama dengan bahan-bahan itu jam 10. Hwuaa... Harus gerak cepat. Jam setengah satu harus udah siap ke tempat kerja. 

Ini resep pizza yang aku buat kemarin (modifikasi dari resep aslinya sebenernya) :
Bahan : 
Roti :
250 gram tepung terigu
1 sendok makan ragi instan
1 sendok teh gula pasir
1 sendok teh garam
mentega secukupnya (kalau di resep aslinya pake minyak tepung, tapi karena aku ga tau minyak tepung kaya apa, yaudahlah pake mentega, itupun pakai feeling aja. Sampai terasa cukup lembut. Kemarin aku pakai sekitar 2-3sendok makan mentega)
Air secukupnya 

Saus :
Tomat 500 gram
saus tomat botolan 2 sendok makan (di resep aslinya pakai pasta tomat, yah.. kalo aku kan apa yang ada aja di rumah.. :p)
2 siung bawang putih cincang halus
1 buah bawang bombay diiris tipis
garam dan gula secukupnya

Topping :
Nah ini sih berdasarkan selera aja.. 
Suka-suka, kalo kemarin, aku pakai ini
100 gram daging cincang
2 siung bawang putih
2 buah bawang bombay
1 buah paprika
3 buah sosis diiris tipis (mix sosis sapi dan ayam--> awalnya mau pake jamur, tapi jamur di pasar lagi ga ada yang jual.. Yaudah, seperti tadi, apa yang ada aja di kulkas.. :)
Keju parut
(Harusnya pakai keju mozarella juga biar lebih oke, tapi ga sempet belinya.. hihi... )

Cara membuat :
Roti 
Siapkan tepung terigu di dalam wadah
Ragi instan sebelumnya dilarutkan dulu dalam air matang--> ga sampai larut juga sih, diamkan sekitar 5 menit aja... Tuangkan air ini ke dalam tepung terigu, aduk rata. Tambahkan garam dan gula. Aduk. Tambahkan mentega sambil terus diaduk. Air yang ditambahkan secukupnya aja, jangan sampai adonan terlalu lembek ya.. Aduk adonan hingga kalis.
Biarkan adonan hingga mengembang. Jangan lupa wadah adonan harus ditutup ya selama dibiarkan mengembang.

ini adonan roti yang udah di pan nya


Sambil menunggu adonan roti, kita siapkan aja saus sama toppingnya.. 

Saus :
Blender tomat. Sisihkan dulu
Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum
Masukkan tomat yang sudah diblender, aduk
Tambahkan saus tomat sambil terus diaduk
Tambahkan garam dan gula secukupnya
Aduk hingga mengental. Oiya, apinya jangan terlalu besar ya..
Sisihkan



Topping :
Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum
Masukkan daging cincang, lalu paprika
Aduk rata
Tambahkan garam dan gula pasir secukupnya
Sisihkan (lagi.. :P)


Setelah adonan roti mengembang, bentuk adonan di pan pizza yang sudah diolesi mentega. Ngikutin bentuk pannya aj.. Dengan ketebalan sekitar 1 cm lah ya..
Panggang deh dalam oven, sampai setengah matang aja.
Setelah setengah matang, olesi dengan saus tomat diatasnya, lalu topping yang sudah disiapkan. Tata irisan sosis di atas topping tadi, merata. Kemudian diatasnya ditaburi parutan keju. Panggang lagi deh hingga matang. Api jangan terlalu besar yap.
Setelah matang, siap disajikan deh... Bisa pake mayones, atau saus sambal atau saus tomat.


Ini resep pizza yang kubuat kemarin. Buat pengalaman pertama lumayanlah ya.. Nanti penyempurnaan disana sini. Hehe.. Berasa skripsi. Ntar coba lagi variasi topping yang lain :)

Home made pizza.. Edisi hemat kan.. Terjamin juga lagi bahan-bahannya.. Insya Allah.. ^^

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Minggu, 03 Februari 2013

Sushi Ala My Sister

Ceritanya pekan ini adikku pulang ke Bandung. Beberapa hari sebelum adikku ke Bandung, aku chat dengannya via LINE. Nah, disitu ia mengirimkan foto nasi kepal yang ia buat sendiri bersama teman-temannya. Jadilah aku kabita.com. Hehe... Akhirnya minta diajarkan untuk membuatnya saat ia ke Bandung.

Finally... Jadi juga diajarin buat sushi sama ade saat Sabtu malam kemarin. :)
Ini sushi versi ade.
Ini langkah-langkah membuatnya..
Pertama, ambil sejumlah nasi panas yang ingin kita buat, kemudian tambahkan minyak wijen ke dalam nasi tersebut. Aduk rata.
Siapkan isinya :
Buat telur dadar, lalu iris tipis memanjang.
Timun jepang diiris memanjang.
Panaskan tuna kalengan.
Kemudian, lanjutkan dengan membuat sushinya.
Ambil selembar nori.
Kemudian diatasnya, tuangkan nasi, ratakan hingga menutup nori.
Taruh telur dadar, timun, dan tuna diatas lapisan nasi.
Gulung sushi.
Lalu terakhir, potong menjadi beberapa bagian.
taruh di piring, makan deh..
Hehehe..

Tuna :)

Isi sushinya

Nori...
Dan inilah hasilnya...

Buat adikku, makasi ya de, udah diajarin buat sushi ala ade.. hehe.. :)

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Kamis, 31 Januari 2013

Waktu

Ada saat ketika kita merindukan kondisi kita yang seperti dulu. Karena dirasa, kondisi dulu lebih nyaman dibanding dengan kondisi kita saat ini.
Ada saat kita merindukan teman-teman kita yang dulu. Karena kita rasa, lingkungan yang sekarang tidak sepositif lingkungan terdahulu. 
Ada saat kita merasa merindukan sosok kita yang dulu. Saat kita merasa diri kita yang dulu lebih baik dari diri kita saat ini. 

Semua itu ada saatnya masing-masing. 
Waktu..
Kita tak pernah bisa bernegosiasi dengan waktu. Tak pernah bisa. 
Waktu berjalan terus, meskipun terkadang kita tak sepenuhnya menyadarinya.
Hingga yang kita rasakan, waktu berjalan begitu cepat.
Padahal kitalah yang belum melakukan apa-apa dari sekian banyak waktu yang kita lewati. 
Itulah dahsyatnya waktu.
Bahkan Allah pun bersumpah atas nama waktu.


Beuntunglah orang yang waktunya ia isi dengan berbagai amalan. 
Berlari dari satu kebaikan ke kebaikan yang lain.
Hingga tak ada hari yang terlalui, selain dari hari ini jauh lebih baik dari hari kemarin..
Maka bersegera dan bergeraklah..!


-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Rabu, 30 Januari 2013

Istiqamah Wanna Be :)

Pernah baca terjemahan Al-Ahqaf ayat 13?
Hehe... Pernahlah ya,, insya Allah..


Yang artinya "Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah", kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita." 

Waaah... Ingin sekali menjadi orang yang dimaksud dalam ayat itu. Orang yang beriman kepada Allah, dan mereka istiqamah dalam keimanannya, sehingga tidak ada kekhawatiran pada diri mereka. Hmm.. Subhanallah... 

Yang namanya istiqamah itu bukan hal yang mudah. Tetap bertahan dalam berbagai tantangan keimanan yang bisa saja menghampiri setiap waktu. Keimanan takkan dibiarkan tanpa teruji, bukankah begitu? 
Karena sejatinya, ketika kita mengatakan bahwa kita mencintai sesuatu, maka konsekuensinya adalah kita harus membuktikannya. Sama dengan keimanan, ketika kita mengatakan, kita beriman, maka biarlah ujian-ujian keimanan itu yang akan membantu kita untuk bisa membuktikan sejauh apa keimanan kita pada Allah. 

Istiqamah..
Sama seperti surga yang insya Allah selalu kita perjuangkan setiap harinya..
Maka menjadi pribadi yang istiqamah pun butuh tadhiyah dan jiddiyah yang luar biasa..
Allah... Aku ingin sekali menjadi hamba yang istiqamah di jalanMu ya Rabb.. 
Fasyhad, insya Allah.. :)

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Minggu, 27 Januari 2013

A Gift For You :*

Tulisan ini dibuat untuk menjadi kado milad seorang kakakku tercinta. Sebenernya miladnya sih besok, tanggal 28 Januari, tapi, khawatir besok aku gak sempet posting tulisan ini, jadi sekarang aja. Ga masalah kan waktunya kapan, yang penting nyampe maksudnya.. Pembelaan diri mode : on... :)

Untuk kakakku tercinta, Ratna Indriasari
Empat belas tahun sudah aku mengenalmu
Tak habis rasa syukurku pada Allah
Karena Allah telah mempertemukan kita
di jalan yang indah ini
Jalan tarbiyah dan dakwah

Empat belas tahun..
Rasanya tak cukup kata untuk mengutarakan cinta
Benar-benar cinta
Cinta yang kuharap semoga hanya karena Allah
dan untuk Allah semata

Allah Sang Maha Pemilik Cinta,
Bimbinglah rasa cintaku untuknya ini agar selalu bermuara padaMu
Agar kami mampu bersyukur atas ukhuwah ini
Ukhuwah yang semoga tak hanya sekedar kata

Allah,
Kumohon agar Engkau memberikannya naungan cintaMu yang besar
Yang jauh lebih besar dan dalam dari cintaku padanya
Karena ia..
Ia adalah kakak terbaik bagiku
Kemarin, kini, dan nanti..
Insya Allah... :)

Barakallah, tetehku...
Semoga usianya berkah...
Semakin baik dimata Allah..
Jazakillah khair untuk semuanya..
Untuk setiap yang teteh lakukan...
What a wonderful sister for me.. :*
Trust me, I really love you...
Uhibbukifillah teteh sayang... :)



NB : teteh... Rini cuma bisa nulis ini.. Hmm.. Sebenernya banyak yang mau Rini ucapin ke teteh.. Tapi kok jadi speechless ya? Yaudahlah ya.. Ntar kalo udah bisa Rini lanjutin, Insya Allah Rini lanjutin tulisannya..

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Selamat Datang di Alam Pejuang

Kehidupan yang dimaknai dengan kontribusi
Kehidupan yang diwarnai dengan amal nyata
Karena kita,, dilahirkan untuk menjadi Pengukir Sejarah

About Me

Foto saya
Seorang sanguinis, yang lebih menyukai menumpahkan segala sesuatunya melalui tulisan. Karena dengan menulis, membuatnya merasakan kebebasan dan petualangan. Mencoba menata diri untuk menjadi pribadi yang bermanfaat dan lebih mencintai Rabbnya dari waktu ke waktu..