Tampilkan postingan dengan label MPASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MPASI. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Desember 2014

Edisi GTM : GTM Pun Berlalu

Alhamdulillaah, GTM Umar sudah berlalu. Sebenernya memang ga tutup mulut sama sekali sih. Cuma susah makan. Tapi ada yang masuk kok. Tapi memang jadinya kita ga bisa menebak maunya makan apa. Hehe.   Yang jelas, musuhan banget sama nasi atau bubur.

Segala cara dilakukan. Mulai dari tiap hari abinya bawain jus buat Umar, ganti variasi menu setiap makan, cari alternatif karbohidrat, Umar makan sendiri, ganti suasana saat makan, dll. Kalau sayur, Umar mau dijus. Akhirnya dikasih jus wortel tomat. Lumayan. Hehe... Kalau karbohidrat, cari pengganti nasi atau bubur. Kentang, roti, makaroni, lontong, dll. Serasa random memang... Tebak-tebak berhadiah.. :D

Saat nafsu makannya mulai membaik, Umar masih musuhan sama nasi dan bubur. Akhirnya makan ikan pakai makaroni dan kentang. Keesokan harinya dicoba nasi lembek pakai ikan, alhamdulillah mau. :)

Alhamdulillaah GTM nya sudah berlalu. Tapi GTM mengajarkan untuk lebih kreatif dan sabar. Biar masaknya ga itu-itu aja. Dan Umar pun dapat nutrisi yang bervariasi. :)

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-


Jumat, 19 Desember 2014

Edisi GTM : Be Creative, Ummi!

Masih edisi GTM Umar. Kemarin Umar menolak roti, padahal hari sebelumnya mau. Hehe... Nasi atau bubur apalagi. Akhirnya, kemarin buat sup makaroni, dengan wortel dan ikan tuna. Hope it will works.

Siangnya, kucoba berikan pada Umar. Ditolak. Kucoba untuk membiarkannya makan sendiri. Kalau aku menyuapi makaroni, akan ia lepeh. Tapi kalau ia makan sendiri makaroninya, habis. Alhamdulillaah... Meski berantakan. Gpp deh... Tapi wortel dan tuna tidak ia makan.

Sorenya, kucoba untuk membuat telur puyuh ceplok. Hehe... soalnya terakhir makan telur puyuh rebus, dilepeh... Ini saatnya mencoba dan harus lebih kreatif. :) Hanya dimakan kuning telurnya saja... Alhamdulillaah.. Sisanya bagian emaknya yang ngabisin... :D

Pagi ini, setelah bangun tidur, kayanya Umar lapar. Kuberikan saja sup makaroni, abang yang nyuapin Umar. Alhamdulillaah Umar mau... Tapi wortel tetep ditolak. Tuna kalau dalam bentuk kotak-kotak dilepeh. Akhirnya sama abinya dihancurkan aja, jadi menyatu sama kuah. Baru deh kuahnya dikasihin ke Umar. Berhasil. Hehe. Alhamdulillaah... Saat kami makan lontong dan serabi pun Umar mulai tertarik mencoba lagi. Ia pun ikut makan.

Well... pagi ini insyaallah cukup makan Umarnya. Tapi kalau nasi atau bubur, mungkin masih belum mau. Hehe...

Mungkin, Umar mau bilang, "Be creative, Ummi". Haha... Alhamdulillaah, aku menghadapi GTM nya Umar ga sendiri. Tapi sama abang. Wkwkwkwk....:D

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Kamis, 18 Desember 2014

Edisi GTM : Tetap Waras dan Woles

Tanggal 16 kemarin Umar 11 bulan. Tapi, tepat pada tanggal tersebut, Umar GTM. Hwaa... Akhirnya si gtm ini muncul juga... :(

Sebenernya hari Seninnya Umar udah mulai ada tanda-anda gtm alias gerakan tutup mulut.. Tapi belum signifikan... Masih kaya biasa aja... Cuma udah ga mau makan kalau nasi tim atau bubur atau pernasian gitu... Tapi lauknya sih masih oke....

Selasa... cuma mau makan mangga sama roti sedikit... Saat makan siang, sama sekali ga mau makan. Pasti dilepeh semuanya. Akhirnya, kutaruh saja tempat makan dan lauknya di hadapan Umar. Dan membiarkan ia makqn sendiri. Dia mau.. ya meskipun kotor dan pabalatak... hehe... tapi better lah yaa.....

Mulai menganalisis penyebab gtm Umar... Mungkin Umar bosan dengan menu itu itu aja. Berarti coba variasiin.. Udah dikasih roti atau kentang, tapi masih banyak yang dilepeh.

Mungkin bosan dengan suasana makan. Coba digendong atau diajak main keluar, tetep ga mau makan.

Mungkin ingin makan sendiri. Sudah dipersilahkan makan sendiri, tapi banyaknya makanannya dibuang-uang.

Mungkin ga enak badan atau mau tumbuh gigi. Kalau tumbuh gigi... belum pasti... ga enak badan, saat itu Umar belum demam. Batuk-batuk sedikit iya. Mungkin karena itu. Hehe... semua bisa saja...

Hari Selasa malam, Umar sedikit demam. Rewel. Aha, mungkin karena itu Umar gtm. Karena ga enak badan. Rabu, Umar cuma mau makan roti sedikit, begitu dikasih keju aja, dia mau.... Dicoba mie juga mau. Berarti bisa juga karena bosan dengan makanan itu-itu aja.

Aargh... Hiks... bingung ya kalau anak gtm.. padahal biasanya lahap, dan mau apa aja. Tapi kata temenku, kalau anaknya lagi GTM, ya ibunya harus stay waras dan woles... GTM wajar kok... Mungkin anaknya lagi ingin bereksplorasi lebih dengan makanan... :)

Yah... Semangat deh... Insyaallah GTM akan berlalu...

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Sabtu, 06 Desember 2014

MPASI Umar : Tuna

Hari ini makan Umar temanya tuna.
Pagi makan nasi tim tuna, untuk bekal siang nya(yang akhirnya dimakan sorenya..hehe...) tuna mac and cheese... Hehe... Resep ngasal. Tapi Umarnya doyan-doyan aja alhamdulillaah... :)

Resepnya :

Nasi Tim Tuna
Bahan :
Nasi secukupnya
Ikan tuna
Wortel parut
Unsalted butter

Cara Membuat :
Tumis tuna menggunakan unsalted butter hingga matang. Sisihkan.
Rebus nasi bersama wortel hingga lunak. Angkat.
Taruh ke piring, taburi ikan tuna yang telah ditumis, suwir-suwir ikan tuna. Sajikan.

Tuna Mac and Cheese
Bahan :
Makaroni secukupnya
Wortel parut
Keju Cheddar parut
Ikan tuna
Unsalted butter

Cara membuat :
Rebus makaroni hingga lunak. Kemudian haluskan menggunakan grinder. Sisihkan.
Tumis ikan tuna menggunakan unsalted butter hingga matang. Potong kecil-kecil.
Dalam wadah, masukkan makaroni, keju parut, wortel, dan ikan tuna. Aduk rata. Taburi keju parut lagi diatasnya jika mau. Kukus hingga matang. Sajikan.

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Kamis, 20 November 2014

MPASI Umar : Jagung Manis Keju

Lagi bingung mikirin menu MPASI nya Umar. Kepikiran buat jasuke yang lagi banyak beredar aja... Tapi versi baby nya... wkwkwk....

Dan alhamdulillaah... Umar nya suka... :)

JAGUNG MANIS KEJU

Bahan :
1 buah jagung manis, rebus hingga matang
Keju parut

Cara membuat :
Jagung yang sudah direbus, diparut agar lembut dan mudah dicerna anak.
Taburi keju parut di atasnya.
Beres deh... Hehe... ini bisa jadi cemilan MPASI... Bisa juga dikukus dengan bahan tambahan lain... Tapi belum coba... :)

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Selasa, 18 November 2014

MPASI Umar : Misoa Ayam Keju

Hari Ahad lalu, karena akan seharian diluar rumah, maka harus menyiapkan makanan untuk Umar. Bahan yang ada misoa, tahu, wortel, keju dan ayam. Ah, buat misoa lagi aja. Kali ini Umar makannya lebih lahap dibanding menu misoa sebelumnya yang pakai tomat.

Misoa Ayam Keju

Bahan :
Misoa, rebus hingga lunak
1/2 wortel, parut
1 buah tahu
1 sdm daging ayam giling
Keju parut

Cara membuat :
Dalam wadah, campur semua bahan, aduk rata.
Masukkan ke dalam cetakan. Taburi keju parut atasnya.
Kukus hingga matang.
Jadi deh... :)

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Sabtu, 25 Oktober 2014

MPASI Umar : Broccoli

Menu Mpasi Umar hari ini temanya brokoli.... :D

(1) Nasi Tim Tahu Brokoli
Bahan :
Nasi putih
Brokoli yang sudah dikukus
Tahu putih

Cara membuat :
Cincang halus brokoli.
Rebus nasi, brokoli dan tahu hingga mengental. Sajikan.

(2) Kentang Tahu Brotel
Bahan :
1/2 buah kentang, kukus hingga lunak
1 buah tahu putih, haluskan
1/2 buah wortel, parut
Brokoli kukus

Cara :
Tata dalam cetakan : kentang, wortel, tahu, dan bagian atas, brokoli dan wortel parut. Note: biasanya atas ditabur keju, tapi kali ini kejunya lagi habis... :)

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Selasa, 21 Oktober 2014

MPASI Umar : Misoa Tahu Kukus

Ceritanya pagi ini mau buat sarapan Umar yang baru. Pakai misoa.

Misoa Tahu Kukus

Bahan :
Misoa secukupnya, rebus
Jagung manis yang sudah dipipil, rebus hingga lunak. Haluskan dengan baby food maker
1/2 buah tahu putih, haluskan
Tomat merah, sedikit saja, iris halus
1/2 sdt Unsalted butter

Cara membuat :
Tata diatas cetakan atau  wadah alumunium foil. Misoa, tahu, jagung manis, unsalted butter, dan tomat di bagian paling atas.
Kukus hingga matang. Sajikan.

Hehe... hasilnya?
Umar ga terlalu lahap makannya... Masih bersisa. Kayanya karena rasa tomatnya yang agak asam. Hehe... Tadinya ga mau pakai tomat, tapi biar warnanya menarik, kasih tomat. Ternyata malah jadi ga suka. Hehe... Akhirnya yang dimakan ya tanpa tomat. :)

Kesimpulan, Umar favoritnya nasi tim wortel, lauknya bisa tahu, telur rebus, ikan, daging cincang, atau ayam. Atau karbohidrat lain yang Umar suka adalah kentang. Dengan variasinya. Mau dibuat schotel, atau dikukus terus makan gitu aja juga oke. Makaroni kalau di sup suka juga. Misoa, mungkin harus cari ide memasak yang lain..

Sebenarnya, kenapa memberi tomat tadi karena Umar pernah mau makan tomat aja... Selain itu, kalau kita buat jus wortel tomat, Umar juga mau. Hehe... Tapi mungkin tomat yang ini beda sensasinya... wkwkwk...

Gapapa, kita coba lagi terus, Umar! :)

Semangat! Keep trying! :*

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Minggu, 19 Oktober 2014

MPASI Umar : Schotel Potato

Hari ini aku ada acara dari pagi hingga sore. Otomatis, Umar akan diluar rumah sampai sore. Jadilah aku harus membawa bekal untuk makan siang Umar.

Paginya, masak triple deh. Wkwkwk.
Masak nasi goreng untuk kami berdua, masak nasi tim untuk Umar, dan bekal Umar, Schotel Potato.

Resep Schotel Potato

Bahan :
1 buah kentang, parut
1 buah wortel ukuran kecil, parut
Keju parut secukupnya
Unsalted butter secukupnya, aku kira-kira 1/2 sdt

Cara membuat :
Dalam cetakan atau alumunium foil : tata kentang parut, unsalted butter, wortel, dan keju parut di bagian atas. Kukus hingga matang. Daan... jadi deh..

Alhamdulillaah.. saat siang, Umar bisa makan juga deh... Habis...bis..bis..bis... :)

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Sabtu, 18 Oktober 2014

MPASI Umar : Nasi Tim Wortel Ikan Dori

Sebelum ke Pasir Impun dari Sarijadi Kamis lalu, kami menyempatkan diri untuk mampir ke Setiabudi Supermarket. Ada beberapa item yang ingin kami beli. Salah satuny ikan dori untuk Mpasi Umar. Sebenarnya di supermarket lain juga ada. Tapi mumpung sekalian dari Sarijadi... :)

Ikan dori... baru pertama beli ini dan pertama mengolahnya. Belum tau Umar suka atau gak. Tapi yaa dicoba dulu... Jadilah buat nasi tim wortel ikan dori. Sempat juga buat yang pakai keju. Hm.. pakai keju atau ga, alhamdulillaah Umar lahap makannya.

Resep Nasi Tim Wortel Ikan Dori

Bahan :
1/2 wortel, kupas, cuci, parut
Ikan dori secukupnya, cincang halus
Keju secukupnya (optional)
Nasi secukupnya

Cara membuat :
Rebus nasi, wortel, keju dan ikan dori dalam panci. Masak hingga lunak dan air habis. Sajikan.

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Sabtu, 20 September 2014

Bolu Kukus Ubi

Taraaa....

Inilah penampakan bolu kukus ubi ungu tabur keju hasil kreasi dari tepunh gasol ubi. Hehe... Karena Umar waktu dikasih gasol ubi ga mau makan, akhirnya kuputuskan buat ini.

Resepnya mudah banget...

Bolu Kukus Ubi (8m+)
1 butir kuning telur
1 sdm tepung gasol ubi
Keju parut

Cara membuatnya:
Campur kuning telur dan tepung ubi. Aduk rata. Tuang ke dalam cetakan/wadah alumunium foil. Kukus hingga matang.
Setelah matang, taburi dengan keju. :)

Nb: Karena ini pake tepung gasol ubi, jadi warna ungunya ga keliatan. Kalau mau ungu, pake aja ubi ungu kukus yang dilumatkan. Kalau ini kan dalam rangka menghabiskan tepung ubi..

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Rabu, 17 September 2014

Semangat MPASI

Kemarin Umar sudah 8 bulan. Alhamdulillaah.. It means, sudah 2 bulan MPASI. 8 bulan, artinya makanannya sudah bisa lebih bervariasi. Soalnya sudah bisa keju, yoghurt, dan karbihidrat alternatif lain. Teksturnya juga sudah mulai bisa ditingkatkan. Hehe...

Umar sekarang sudah ga mau kalau makanannya terlalu encer. Aku pernah membuat terlalu encer, akhirnya disembur gitu. Brr... :)

Mungkin karena sudah ingin makanan yang agak padat juga. Ditambah faktor gigi yang sudah tumbuh. Soalnya gigi Umar sudah tumbuh 6, jadi dia ingin makanan yang "menantang". Wkwkwk... Hehe.. Giginya gatal mungkin ya.. Dan biar bisa melatih gigi juga. Sekarang buah-buahan ga selalu dihaluskan. Misal seperti semangka, bisa diberikan ke Umar langsung. Nanti dia gigit lalu dihisap-hisap gitu. Terus dikeluarin deh ampasnya yang ga bisa dia telan. Kalaupun dihaluskan, tidak sehalus dulu saat pertama kali MPASI.

Oiya, selama dua bulan MPASI ini, beberapa disponsori sama tepung Gasol. Alias ngasih tepung gasol sebagai MPASI nya Umar. Wkwkwk... Waktu ke Jakarta sama Lampung kemarin awal MPASI, bawa stok Gasol dari Bandung. Soalnya mudah menyiapkannya. Trust me, gasol ini membantu banget.. :)) #promosidikit. Kalau sekarang sih udah buat menunya sendiri. Semoga umminya rajin terus masak MPASInya. (Amin..:)). Sejauh ini udah coba 5 varian tepung gasol. Beras merah, kacang hijau, jagung, beras coklat dan ubi. Tapi Umar ternyata ga suka sama tepung gasol ubi. Hiks... Padahal kan baru nyobain beli.. Hahaha... :D Jadilah emaknya ini putar otak gimana caranya biar gasol ubinya termanfaatkan. Habis, abinya Umar ga mau ngabisin. Padahal kan biasanya spesialis sweeping makanan yang ga habis.. Hehe. Sekarang udah ada ide tepung ubinya untuk apa. Tapi belum dieksekusi. Semoga Umar suka nanti. #ngarep.com.

Yap. 8 months! Let's have a new journey Umar!

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Kamis, 28 Agustus 2014

Menu MPASI Umar

Saat memulai MPASI pertama untuk anak yang menginjak usia 6 bulan, biasanya ibu suka bingung, mau memberi apa pada anaknya. Apalagi untuk anak pertama, yang belum pernah punya pengalaman sebelumnya. Terutama bagi ibu yang ingin MPASI nya homemade. Soalnya kalau MPASI instant udah banyak tersedia berbagai jenis dan merknya. Ada merk yang dulu juga kukonsumsi saat aku MPASI, hingga kini masih ada. Pengalaman pribadi sih bingung pas mau mulai MPASI. Apalagi yang jadi mainstream di lingkungan sekitar adalah menggunakan MPASI instant. Makanya mensosialisasikannya pun butuh keteguhan hati... <---lebay mode : on. :p

Persiapanku dulu sih nanya-nanya sama ibu, beli buku MPASI, sama baca-baca dokumen HHBF... Oiya sama nanya temen-temen yang udah pengalaman memberikan MPASI untuk anaknya. Kalau di HHBF, ada membernya yang rajin, buat jadwal MPASI selama sebulan gitu... Hehe... Kalau aku sih ga... Terus dicatat setiap harinya. Apa yang diberikan, suka atau tidak, ada alergi atau tidak, bab nya seperti apa. Aku melakukan ini, tapi cuma bertahan 3 minggu.. Hehe.. :p Yang penting kita tahu apa yang anak makan dan reaksinya seperti apa.

Karena aku tidak pakai jadwal, aku hanya membuat jadwal imajinasi di dalam otakku saja. Dua hari pertama apa, selanjutnya apa, dst.

Ini adalah beberapa makanan yang aku berikan pada Umar saat MPASI pertamanya, hingga kini sudah hampir 6 minggu MPASI.

1. Puree Pisang
Karena pisang sudah lembut, jadi tinggal dikerok saja, lalu diberikan kepada bayi. Bisa juga pisang dihaluskan, lalu tambahkan ASIP/air putih. Sesuaikan kekentalan dengan kemampuan bayi.

2. Puree Semangka
Haluskan semangka tanpa biji dengan menggunakan blender/baby food maker(grinder). Berikan pada bayi.

3. Puree Jeruk
Peras jeruk manis. Lalu berikan air jeruk pada bayi.

4. Puree Alpukat
Haluskan daging buah alpukat, bisa dengan blender/babyfood maker(grinder). Tambahkan ASIP/air putih.

5. Puree Pir
Kukus pir terlebih dahulu, lalu haluskan. Saring. Berikan pada bayi. Kalau aku tidak dikukus dulu, airnya saja yang diberikan ke Umar.

6. Puree Pepaya
Haluskan pepaya dengan blender/grinder. Berikan pada bayi.

7. Puree Wortel
Kukus wortel hingga empuk. Haluskan wortel. Campur dengan ASIP/air putih. Berikan pada bayi.

8. Puree Labu Siam
Kukus labu siam hingga empuk. Haluskan. Tambah air putih. Berikan pada bayi.

9. Puree Kabocha
Kukus kabocha hingga empuk. Haluskan. Tambahkan air putih. Berikan pada bayi.

10. Puree Kentang
Kukus kentang hingga empuk. Haluskan. Tambah ASIP/air putih. Berikan pada bayi.

11. Puree Kentang Wortel
Kukus wortel dan kentang. Haluskan. Tambahkan ASIP/air putih. Berikan pada bayi.

12. Serealia
Kalau aku pakainya tepung Gasol. Hehe. Ga numbuk sendiri. Soalnya repot. Milih Gasol memang biar ga pake pengawet, dan organik. Sebenernya sih ga harus organik juga kalau numbuk sendiri.. Ini mumpung ada yang pure dan organik, ya why not? :)
Baru nyobain 3 varian. Beras merah, jagung, sama kacang hijau.
1 sendok makan tepung Gasol+ kurang lebih 100ml air, masak dengan api mengecil, hingga mengental. Berikan pada bayi. Umar paling suka jagung.. :)

Itu sedikit menu MPASI yang sudah kuberikan pada Umar. Tahu rebus, bubur beras putih juga sudah diberikan pada Umar. Yang Umar kurang suka adalah kabocha.. hehe... Ibu bisa berkreasi dengan buah dan sayur yang lain, yang bisa dikonsumsi untuk MPASI awal ya... :)

Semangat MPASI!! :D

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Rabu, 13 Agustus 2014

Refleksi 1 Bulan MPASI

Umar menjelang 7 bulan...
Artinya, sudah hampir sebulan Umar MPASI. Alhamdulillaah, meskipun kadang bingung mau nyiapin apa, tapi semua terbilang lancar... Belum ada yang Umar ga suka sejauh ini... Hehe...

Refleksi MPASI Umar: 
1. Jadi inget perkataan seorang mbak, katanya sampai menjelang MPASI, bahkan H-1, pasti adaa aja yang udah nyuruh untuk kasih makan. Atau pas anak mau 4 bulan keatas, anak udah excited liat orang makan, pasti adaa aja yang bilang untuk kasih makan aja, karena anaknya udah lapar.. Dulu pas Umar 4 bulan, aku dibilangin gitu sama mbak Ninin. Katanya ibunya yang harus kuat. Aku sih dulu senyum-senyum aja. Daan...ternyata kejadian dong... hehe... Udah disuruh kasih makanlah, sampai coba kasih makanan ke Umar sebelum hari MPASI tiba.. hehe... Tapi alhamdulillaah... bisa tetep mulai di tanggal 16.
Note: Punya suami yang sevisi misi dalam mengurus anak itu, sampai masalah ASI dan MPASI itu perlu. :)

2. Seperti suami, aku juga ingin mengusahakan MPASI Umar homemade... tidak instant.. Paling tepungnya yang pake gasol.. kenapa homemade? Ya... lebih terjamin kesehatannya dan keamanannya... Hampir semua makanan bayi, instant, baik itu bubur, biskuit, atau sereal yang ada di pasaran menggunakan bahan pengawet. Bukannya anti banget sama makanan instan.. Tapi, selama masih bisa homemade, why not? Bukan strick ga boleh... Toh ntar Umar besar juga pasti akan ketemu dengan makanan berpengawet... But... karena masih bayi.. saluran cerna belum cukup kuat, ketahanan tubuh belum maksimal, jadi memang harus hati-hati dalam memberi makanan.. Lagipula, kebiasaan yang kita tanamkan saat makan pertamanya, akan membentuk kebiasaan makan pada saat ia beranjak besar nanti... Ini tentang investasi jangka panjang. Tapi tentu saja akan berbenturan sama lingkungan yang tak sevisi. Adaa aja yang bilang, kasih biskuit atau bubur instant juga gapapa... Atau ada yang tiba-tiba udah ngasih biskuit tanpa sepengetahuan kita, dan kita hanya bisa diam atau senyum miris.. Untuk menghindari konflik.. Hehe... Yang bisa dilakukan, ya sebisa mungkin untuk urusan makanan, kita yang handle... tapi kalau kecolongan yaa...mau gimana lagi... Itu karena visi kita tidak sama dengan lingkungan kita... ya samain dong! It's not easy... jika menyamakan visi dalam MPASI harus sampai konflik batin yang buat stress, mending ga deh.. hehr... mending emaknya sigap di preventif ajah... :)

That's my reflection about Umar's MPASI.. semoga bisa diambil hikmahnya...

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Selasa, 22 Juli 2014

Minggu Pertama MPASI

Sudah hampir seminggu Umar memulai MPASI perdananya... Alhamdulillah, sampai saat ini lancar... Umarnya juga mau makannya. Setelah Umar bersabar ngeliatin orang-orang di sekitarnya makan kemarin-kemarin, sekarang udah bisa makan...

Sampai saat ini sih baru mengenalkan 3 jenis makanan ke Umar... Pisang, pure semangka, sama pure beras merah. Yang exciting bukan hanya Umarnya aja, tapi orangtuanya juga... :) Maklum, newbie... Dan tadi pagi Umar disuapin abinya.. Hehe... Pengen coba buat ini itu... Buat resep macem-macem.. Eksperimen... Tapi ya bertahap ya...

Inginnya sih homemade. Biar lebih terjamin. Cuma beras merahnya Umar kemaren pake Gasol. Hehe. Habis belum bisa giling sendiri... Alhamdulillah ada Gasol. Bisa dibawa kalau-kalau mudik atau pergi...

Ada beberapa poin yang kucatat untuk MPASI: 
1. Harus baca panduan MPASI dulu. Soalnya ada beberapa versi. WHO sama Food Combining.
2. No gula garam untuk anak dibawah 1 tahun, biar mereka kenal rasa alami makanan.
3. Buah lebih mudah dicerna anak, sehingga didahulukan dikenalkan kepada anak.
4. Tekstur untuk pertama kali adalah semi kental.
5. Porsi pertama anak makan adalah 2-3 sdm setiap makan.
6. Untuk 2 minggu pertama diberikan bahan tunggal.
7. Pengenalan makanan pertama kali harus liat reaksi anak terhadap makanan baru. Pantau selama 2-3 hari. Apakah ada alergi atau tidak.

Semoga Umar tetep suka makan dan semua makanan suka. Hehe...
:)

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Selamat Datang di Alam Pejuang

Kehidupan yang dimaknai dengan kontribusi
Kehidupan yang diwarnai dengan amal nyata
Karena kita,, dilahirkan untuk menjadi Pengukir Sejarah

About Me

Foto saya
Seorang sanguinis, yang lebih menyukai menumpahkan segala sesuatunya melalui tulisan. Karena dengan menulis, membuatnya merasakan kebebasan dan petualangan. Mencoba menata diri untuk menjadi pribadi yang bermanfaat dan lebih mencintai Rabbnya dari waktu ke waktu..