Kamis, 31 Mei 2012

Catatan Kecil Akhir Mei

Hari terakhir di bulan Mei. Jadwal pelangiku sudah beres dari kemarin. Hari ini tinggal kuminta tanda tangan ibu saja. Pelangiku berganti personil mulai Juni besok. Baru terasa ketika aku membuat checkeran sore tadi. Seperti biasa, di akhir bulan, aku akan membuat checkeran untuk personil depo, termasuk aku sendiri. Nah, tadi sore ketika aku membuat checkeran, aku tak membuat checkeran untuk Ega. Yap. Karena ia sekarang bukan "anak" ku lagi. Ia sudah dirolling ke apotek lantai dasar. Hm, terasa ada yang hilang. Biasanya kubuatkan checkerannya, kali ini tidak ada nama Ega di checkeran depo. Hiks.. Kebersamaan yang selama ini sudah terjalin adalah anugrah Allah yang luar biasa. Alhamdulillaah.. Allah mengirimkan Ega sebagai salah satu jalan untuk mengajariku banyak hal. Tapi aku punya warna pelangi baru, yaitu Siti. Hehe.. Semoga saja ini menjadi jalan bagi kami untuk menjadi yang lebih baik lagi. Hidup itu dinamis kan? Dan hidup itu banyak perubahan. Diri kitalah yang harus siap dengan segala perubahan yang terjadi. 

Ah, Rabbi..
Semoga diri ini termasuk ke dalam hamba yang mapu mengambil setiap hikmah yang menjadi bagian dari perjalanan kehidupan ini... 

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Rabu, 30 Mei 2012

Seindah Surga

Mencintai itu ya pakai mata
Melihatmu membuatku ingat surga
Itulah mengapa padamu aku mencinta

Isi dari salah satu sms temanku yang masuk ke dalam inbox hapeku. 
Hm, any comment? 

Tapi, mungkin inilah yang harus kita perjuangkan
Bagaimana membuat surga dekat, begitu dekatnya, hingga terlihat di pandangan kita
Bagaimana membuat surga hidup dan menjadi semangat kita setiap kita terjaga
Bagaimana kerinduan kita akan surgaNya mampu mentransformasi diri menjadi hamba yang shalih
Meskipun tentu saja kecintaan terhadapNyalah yang kita cari
Bagaimana menjadi seseorang yang mengingatkan orang lain kepadaNya, bukan sebaliknya
Buat surga di pandangan,, dan kan kau dapati jiwa dan ragamu berlomba menuju surga yang didamba
Jika kau seorang pemburu, maka jadilah pemburu cintaNya
Jika kau seorang perindu, maka jadilah perindu syahid di jalanNya
Jika kau seorang pencinta, maka jadilah pencinta jihad atas namaNya
Jika kau seorang pembalap, maka jadilah yang tercepat memenuhi seruanNya
Jika kau seorang penulis, maka jadilah yang terbanyak menuliskan sejarah kebaikan dalam hidupmu



"Dan bersegeralah kamu, mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa. " (Ali Imran 133)


-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Selasa, 29 Mei 2012

5 ASA

Hari ini kuhabiskan di Aston Tropicana Hotel, Cihampelas untuk mengikuti Seminar Sehari "Pharmaceutical Care of Gastrointestinal Disease Patients in Hospital". Pagi harinya, aku menuju rumah sakit pukul 06.50. Tapi, angkot yang kutumpangi ngetemnya luar biasa. Sampai di rumah sakit pukul 07.43, nyaris saja telat. Dengan bergegas menuju checkeran. Aku ingin segera ke depo, karena harus verif PB sebelum aku berangkat seminar jam 8. Karena aku setengah berlari, ada temanku yang berkata seperti ini, "Inggi, kamu tuh kelebihan energi ya pagi ini?". Hehe. Kujawab dengan senyuman saja. Dan bersama Beni segera menuju depo. Ini namanya edisi verif PB tersingkat. Lihat pemakaian, permintaan, lalu tanda tangan. Kutitipkan PB pada temanku. Lalu menuju UGD untuk berangkat ke tempat seminar, karena mobil sudah menunggu. Bismillaah..

Ada banyak hal yang kuperoleh dari seminar hari ini. Pengetahuan tentang gastrointestinal disease dan farmakoterapinya itu sudah jelas, lalu mengenai kompetensi apoteker, dan motivasi di akhir seminar. Bertemu dengan dosen di ITB dulu, beberapa adik dan kakak angkatanku dulu juga. Sekalian silaturrahim. Alhamdulillaah, Allah memberikan jalan kami untuk bertemu.

Zat aktif yang terkenal di seminar ini adalah mesalazine atau 5-ASA atau 5 aminosalicylic acid. Yaiyalah.. Karena lini pertama dalam penanganan IBD atau Inflammatory Bowel Disease. Nah, aku kan suka aneh-aneh ya kadang (apa sering ya? hehe..).. Jadi kepikiran. 5-ASA ini bisa ditransformasikan jadi bener-bener 5 ASA. Maksudnya 5 asa diri. 5 harapan diri pikirku.. Bertanyalah ke diri sendiri apa ya asa atau 5 harapan diriku yang paling kuinginkan saat ini atau asa terdekatku saat ini? Peerku berarti.. Merekonstruksi kembali diri dalam hal pencapaian di kemudian hari.

Salah satu speaker di seminar tadi adalah Prof. Dr Zullis Ikawati, staff pengajar di Fakultas Farmasi UGM. Subhaanallaah.. Banyak inspirasi dari beliau. Di akhir kan beliau juga mempromosikan program magister dan doktoral di UGM, hm,, jadi kepikiran (tuh kan mulai aneh lagi..), apa aku mau S2 aja di UGM ya? Hehe. Mungkin itu bisa jadi kandidat salah satu asaku. :) Inget aja, dulu kan kota impianku itu adalah Jogja. Pengen banget tinggal di Jogja. Jadi... Gimana kalo S2 di UGM aja? Ingin sekali mencoba tinggal di kota lain (secara, belum pernah tinggal di luar Bandung untuk jangka waktu lama). Lagipula, aku merasa butuh untuk pergi jauh dulu akhir-akhir ini. Oke, kuendapkan dulu deh pikiran selintasku ini. Masih ada 4 asa yang harus kucari lagi.

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-



Minggu, 27 Mei 2012

Langkah-Langkah Cinta Untuk Iki

Pengumuman UN SMA dan SNMPTN Undangan sudah ada kemarin. Adik-adikku alhamdulillaah lulus UN semua, kalau SNMPTN Undangannya, ada yang lulus, ada juga yang belum lulus. Yang belum lulus, akan ikut SNMPTN tulis nanti. Insya Allah ini adalah jalan terbaik bagi mereka. Apapun itu, takdir Allah selalu tepat, tak pernah salah. Yang sudah lulus SNMPTN undangan, Allah sedang mengajarkan arti syukur pada mereka, sedangkan yang belum lulus SNMPTN Undangan, Allah sedang mengajarkan arti sabar. :)

Hari ini, rencananya setelah rapat M-Camp, aku dan adik-adikku akan pergi menjenguk Iki yang sedang mengikuti Learning Camp di Cimahi. Selama hampir 1 bulan, ia mengikuti Learning Camp. Jadi kami tidak bisa bertemu Iki dalam waktu cukup lama. Karena hari ini ada waktu kunjungan dan free time, maka kami ingin menjenguk Iki. Kata Sirin, waktu kunjungan pukul 09.00-14.00. Wah berarti harus cepet-cepet nih kesana. Biar sempet. 

Kami memutuskan untuk pergi ke Cimahi menggunakan kereta, karena lebih cepat, dan memang tempat Iki itu dekat dengan stasiun Cimahi. 4 orang, yang pergi, karena yang lain tidak bisa, aku, Sirin, Rere dan Syifa. Sebelum pergi, kami membeli oleh-oleh untuk Iki. Iki tidak tahu kalau kami akan pergi ke tempatnya. 

Tempat kami menunggu kereta

Sesampainya di stasiun Bandung, kami melihat jadwal kereta lokal menuju Padalarang. Keberangkatan yang paling dekat setelah kami tiba di stasiun Bandung adalah pukul 12.10, itu adalah KRD Patas, kalau KRD Ekonomi baru ada pukul 13.00. Yasudah, karena kami memang mengejar waktu, kami segera membeli 4 tiket KRD Patas seharga 5 ribu rupiah. Aku dan adik-adikku menunggu datangnya kereta Patas yang katanya kalau ga di jalur 2, di jalur 3. Okelah..
Serius melihat tiket, hehe..

Rere laper ya de? ;)

Cukup lama kami menunggu datangnya kereta. Hm.. Emang biasa telat kan kereta ya? kaya di tipi-tipi gitu kata Rere.. Wkwkwkwk... Menanti. Ini judul kami sekarang. Gapapalah.. Yang penting bisa ketemu Iki, insya Allah. 

Kereta di jalur 1 datang. Ke arah Padalarang. Aku saat itu sedang sibuk dengan hpku. Adik-adikku sudah menuju kereta tersebut. 
Aku berkata, "Bener ini gitu keretanya?". 
Rere menjawab, "Iya Mi, udah nanya da tadi.". 
Masuklah kami kedalam kereta. Dan ternyata kami dapat tempat duduk. Padahal, tiket yang kami pegang adalah tiket tanpa tempat duduk. Aku masih ragu, bener apa ga ini keretanya. 
Sirin pun bertanya pada penumpang yang duduk di seberang kami, "A, ini kereta ke Padalarang?", dan dijawablah iya oleh aa itu. Tapi, yang salah adalah kami tidak bertanya, apakah ini Patas atau ekonomi. haha. Dasar, baru pertama nih.. Ga gaul emang.. Mencoba meyakinkan diri bahwa ini adalah kereta yang benar. Tetapi, kudengar suara dari speaker, bahwa kereta Patas menuju Padalarang baru datang. 

"Eh, itu deh kayanya keretanya harusnya", ujarku pada adik-adikku.
"Masa sih Mi?", jawab mereka.
"Iya tau kayanya".
"Ah, Mi, udah pewe, udah ini aja ya, ini kereta yang berangkat duluan.. biar cepet sampe Iki", ucap Sirin.
"Iya Mi, udah pewe", tambah Rere.
"Ih, tapi kita salah kereta ini."
"Kan yang penting sampe duluan, ntar lama lagi pake itu.. ", kata Sirin.
"Tapi tiket kita tiket Patas lho.."
"Biar Mi, ntar kita pura-pura ga ngeh aja kalo salah naik kereta.. Hehe.. Lagian kan kita bayarnya lebih mahal."
"Wah, tuh kan,, kereta Patasnya udah mau jalan... Itu yang duluan!!"

Tapi mereka tidak beranjak. Yasudahlah.. Akhirnya kami meneruskan kekonyolan kami menaiki kereta yang salah. Rugi 4ribu nih.. Hehe.. Tiket KRD Ekonomi hanya seribu rupiah. 
Rere (dan kami) pun malu ketika diminta tiket, ya karena kami salah. Tapi fine-fine aja, soalnya kami bayar lebih mahal. hehe..


Sampailah di stasiun Cimahi. Alhamdulillaah..
Bertanya kesana-kemari bagaimana sampai ke Sekolah Infanteri tempat Iki learning camp.
Menyebrang, dan naik angkot St.hall-Cimahi, dan minta diturunkan di Sekolah Infanteri.

Alhamdulillaah.. Sampai di Sekolah Infanteri.
"Wah.. Alhamdulillaah... Iki!! Kami dataaang!!!!, Eh, pagar yang ini ditutup, kita kesana aja berarti," ujarku sambil menunjuk gerbang masuk yang cukup jauh dari tempat kami berdiri. 
"Mi, masuk lewat sini aja Mi, jauh kesana mah.. Ini ga dikunci da..", ucap Sirin.
"Iya gitu? Eh, iya sih.."
Aku dan Sirin pun membuka pagar tersebut. Ketika aku dan Sirin sudah melangkah masuk, ada bapak-bapak TNI yang sedang mengendarai motor, bilang untuk tidak masuk lewat sini. Dan dari pos di gerbang satunya, bapak-bapak TNI memberi kode untuk masuk lewat gerbang satunya. Tidak boleh lewat sini.

Hwaaa... Parah.. parah.. Malulah kami.. Sambil tertawa-tawa kami menuju gerbang satunya.
Rere dan Syifa bilang, "Malulah Mi.."
"Hehe.. Iya bangetlah.. Malu banget.. Hadeh, udah kereta salah naik, sekarang kita salah masuk juga. Ckckckck.. Tuh kan Sirin, ga boleh lewat sana.."
"Ya Mi, ga tau kan.. Kan biar deket aja..Hehe.."

Menuju pos penjagaan di gerbang.
"Pak, kalau mau menjenguk yang Learning Camp, dimana ya?"
"Gimana? Sini-sini masuk dulu. Gimana?"
Mendekatlah kami..
"Kalau anak-anak yang ikut Learning Camp dimana Pak?"
Akhirnya kami ditunjukkan tempatnya. Bangunan ketiga setelah bangunan besar. 
"Itu tuh dari sini, bangunan ketiga ya, deket tiang listrik."
"Oke Pak, makasi ya Pak.."
Bergeraklah kami menuju tempat yang ditunjukkan si bapak tadi. Tinggal lurus.
"Eh, ga boleh lewat situ, harus muter kesana", ujar bapak tadi sembari menunjukkan arah yang harus kami lewati.
Yah.. salah lagi.. hadeh... Gimana ga malu bertubi-tubi hari ini. :)
Iki...Iki... Beneran ya, mau ketemu Iki aja, perjuangannya... Subhaanallaah..
Menuju bangunan akhwat. Mana ya Iki?

Senyum!! 

"Kita telfon aja gitu?", ucapku.
"Jangan Mi, ntar ga kejutan..", jawab Sirin.
Akhirnya kami bertanya pada salah seorang peserta disana. Dan minta dipanggilkan Iki.
Finally!! Bertemulah kami dengan Iki, segera memeluknya, dan menyalurkan semangat untuknya.. :*
Bagian Iki yang jadi fotografer :)

Setelah kami shalat Dzuhur, dilanjutkan dengan materi hari ini. Hehe. Emang niatnya mengadakan "lingkaran cahaya" kami pekan ini disini. Ternyata, kami tidak diusir karena sudah lewat jam 2. hehe..
Hormaaat Grak!

Pulangnya, kami naik kereta lagi. Tapi kali ini kami pakai kereta KRD Ekonomi saja. Hehe.. Udah tau ilmunya... Padahal awalnya masih trauma karena kejadian tadi..
Tiket Patas VS Ekonomi

Tapi, bagaimanapun, alhamdulillaah... Sudah dipertemukan dengan Iki... Dari perjalanan kami menuju Sekolah Infanteri pun, Allah mengajarkan bagaimana syukur dan sabar. Iya ga adik-adikku??

-Bersegeralah, karena wakttu takkan menantimu-
-bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Kamis, 24 Mei 2012

Ah, Salah Lagi...


Senin kemarin, salah jadwal. Seharusnya hari Selasa aku masuk jam 7, ini malah hari Senin aku datang jam 7. Hari ini, salah masuk ruangan meeting. Hehe. Hari ini, temanku yang seharusnya mengikuti meeting mengenai salah satu asuransi tidak datang karena sakit. Aku sih memang tidak tahu kalau ada meeting tersebut ya santai saja. Lagipula, meeting tersebut bukan bagianku. Saat aku sedang mereview permintaan barang depo seperti biasa, temanku bilang, "Inggi, disuruh ibu buat meeting gantiin Bu Rahma, nemenin Evi." Ha? Ga salah nih, meeting apa aja aku ga tahu, ga ada persiapan, mau ngebahas apa juga bingung. Kucoba hubungi temanku yang sedang sakit, tidak bisa. Yasudah, bermodal nekat aja. Kutanyakan ruangan meeting dimana, tidak ada satupun yang tahu. Ke lantai 5. Hm.. dimana ya? Di ruang direksi kulihat ada yang sedang meeting. Apa yang itu ya? Tapi aku dan temanku ragu. Akhirnya aku dan temanku masuk ke ruangan sebelah auditorium, karena ada meeting juga disana. Bersama Finance. Kan jadi berasa itu meeting yang memang seharusnya kuikuti. Setelah duduk disana beberapa menit. Kok? Yang dibahas malah Jamkesmas ya? Bukan asuransi? Hehe. Aku keluar sebentar untuk menelepon ke farmasi. Sekalian juga kutanyakan, meeting di ruang direksi itu meeting apa. Katanya meeting laporan mingguan marketing. Oh, berarti bukan meeting asuransi pikirku. Dan temanku bilang, mungkin setelah membahas Jamkesmas, akan membahas asuransi. Ckckckck.. Ini serba ga jelas gini. Aku masuk lagilah ke ruangan tersebut. Tak berapa lama, ternyata aku ditelepon temanku. Ternyata memang kami salah masuk ruangan. Seharusnya aku meeting di ruang direksi bersama direktur. Hadeh.. Gubrak.com. Dengan cool aku masuk ke ruang meeting direksi (padahal dalam hati udah berkecamuk, menahan ketawa. Bener-bener konyol aku nih.. ).

Sejujurnya, aku tidak terlalu mengerti juga dengan meeting tadi. Lagi-lagi hari ini aku harus meninggalkan depo, seperti kemarin. Kemarin kutinggal untuk inspeksi ruangan. Hari ini kutinggal untuk meeting. Sudah begitu, meetingnya pun pakai acara salah ruangan pula. :) 

Semoga ini yang terakhir kalinya aku melakukan sesuatu tanpa kumengerti ya Allah.. Aammiin.. 

Apalah diri ini
Jika tanpa petunjukMu
Apalah diri ini
Jika ridhaMu tak hadir
Maka padaMu ya Rabb
Kumohon selalu petunjukMu
Maka karenaMu jualah
Kumohon agar keimanan tetap bersemi
Dan menanjak naik selalu
Karena keimanan dirilah yang membawaku pada petunjukMu


"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, niscaya diberi petunjuk oleh Tuhan karena keimanannya. Mereka di dalam surga yang penuh kenikmatan, mengalir di bawahnya sungai-sungai." (Yunus : 9)

-Bersegeralah, karena waktu takka menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Rabu, 23 Mei 2012

White Rose

Dapat kejutan hari ini! 
Kejutan di sore yang indah.. 
Setidaknya recharge untuk energi yang kuhabiskan hari ini. Bayangkan saja, pagi hingga siang aku harus melakukan sesuatu yang awalnya begitu kutakutkan.. Hehe.. Melanjutkan inspeksi ke Ruby Barat. Hm, tapi ini agak horor. Tapi, dijalani saja, ternyata Allah yang memudahkan kok. 3,5 jam berkutat dengan expired date dan batch number dari perbekalan farmasi, mulai dari yang mudah terlihat, hingga yang sulit sekali, sampai harus memicingkan mata. Terutama untuk alkes alias alat kesehatan. Setelah itu membenahi dan merekap datanya. Jangan sampai hilang ya.. Dan, diakhiri dengan mengurus komplain pasien. As always. Komplain adalah pelajaran. Untuk lebih baik dan lebih baik lagi. Liat sisi positifnya aja ya. 


Oiya, kembali ke kejutan tadi. Aku dapat sesuatu yang kusukai dan dari orang yang kusukai juga (warning, dia akhwat ya.. :D ). Sore ini aku bertemu dengan seorang temanku. Agak mendadak memang. Siang hari ia mengirim sms bilang ingin bertemu denganku. Yasudah, karena pulang kerja tidak ada agenda, aku mengiyakan. Ternyata.. Subhaanallaah.. Ia ingin bertemu denganku hanya ingin memberiku mawar putih. So sweet.. Haha.. Yap! Mawar putih adalah bunga yang begitu kusukai. Dibanding mawar merah. Kalau lihat mawar putih, aku selalu ingat temanku, Refa, yang telah mendahuluiku kembali pada Allah 2007 lalu. Refa berbeda denganku, yang ia suka adalah mawar merah. Bagiku, mawar putih itu menyimpan keindahannya sendiri. Mungkin ia memang tak sepopuler mawar merah yang sering orang bilang sebagai lambang cinta (iya gitu? ga tau juga sih..hehe..). Mungkin juga bagi orang lain ia tak secantik mawar merah, meskipun bagiku tetap saja lebih cantik mawar putih. Maksa juga ya aku. 

Mawar putih. 
Ia istimewa dengan caranya sendiri.
Seperti manusia, yang tak perlu menjadi orang lain untuk menjadi istimewa.
Apalagi di hadapan Rabbnya.
ShibghahNya membuatmu berbeda dan istimewa dari yang lain.
Islam akan menjadikanmu pribadi yang luar biasa dengan caranya sendiri.
Tak perlu menjadi orang lain.
Cukup menjadi dirimu sendiri yang berusaha untuk istimewa dihadapanNya.
Dengan cahaya iman. 

Alhamdulillaah.. 

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Selasa, 22 Mei 2012

Yang Kutahu, Hidayah Itu Cinta

"Ya Tuhan, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisiMu. Sungguh, hanya Engkaulah Yang Maha Pemberi karunia. " (Ali-Imran 8)

Betapa berharganya arti sebuah hidayah dan petunjuk yang Allah berikan pada kita. Apapun bentuk dari hidayah atau petunjuk itu. Hidayah yang harus kita usahakan, petunjukNya yang harus kita upayakan. Karena hanya hambaNya yang Ia kehendaki saja yang ,diberikan hidayah dan petunjukNya. Maka dari itu, jadilah orang yang terpilih diantara hamba-hambaNya yang lain. Ketika hidayahNya sudah sampai menghampiri diri, jangan biarkan ia pergi begitu saja, jangan biarkan Allah mengambilnya kembali karena ketidakmampuan kita untuk mensyukuri hidayahNya yang dengan rahmatNya Ia berikan pada kita. Alangkah meruginya.. 


Tahukah kau apa itu hidayah?
Ia adalah karunia
Ia juga berarti perjuangan 
Menjadikan diri pantas menerimanya

Tahukah kau apa itu hidayah?
Betapa ia berharga
Lebih dari apapun
Ia bersemi dalam keagungan cintaNya
Ia bermekaran di taman hati yang bercahaya

Tahukah kau apa itu hidayah?
Yang kutahu, ia adalah jalanku menuju satu muara
Rabb yang keridhaanNya selalu ingin kuraih
Dalam setiap helaan nafas
Yang kutahu, hidayah adalah cinta
Maka membuatnya tetap berbunga di taman jiwa
Adalah jiddiyah diri

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Selamat Datang di Alam Pejuang

Kehidupan yang dimaknai dengan kontribusi
Kehidupan yang diwarnai dengan amal nyata
Karena kita,, dilahirkan untuk menjadi Pengukir Sejarah

About Me

Foto saya
Seorang sanguinis, yang lebih menyukai menumpahkan segala sesuatunya melalui tulisan. Karena dengan menulis, membuatnya merasakan kebebasan dan petualangan. Mencoba menata diri untuk menjadi pribadi yang bermanfaat dan lebih mencintai Rabbnya dari waktu ke waktu..