Minggu, 31 Agustus 2014

September Ceria

Kemarin, kami akhirnya pindah juga ke Pasir Impun. Hehe.. yaa... meskipun masih pundah-pindahan.. Kenapa? Yap, karena kami masih banyak menyimpan barang di rumah ibu di Sarijadi. :)

Kemarin kami sibuk menata barang. Bukan karena banyak barang, tapi tidak ada tempat menyimpannya. Hehe... Itupun belum beres kemarin.. karena sudah kami tinggalkan begitu saja. Baru dilanjut hari ini. Itupun karena kami bepergian sampai sore, jadi belum optimal beberesnya.

Pencapaian selama dua hari di rumah baru ini kami sudah ke pasar ujung berung tadi pag... Wkwkwk... Dan sorenya belanja ke Borma.. Malamnya kami beres-beres kembali saat Umar tertidur. Dan masih belum rampung juga... Tapi ya sudahlah, masih ada besok, insyaallah... :)

Besok September dimulai, seperti kata lagu, September Ceria... Milik kita bersama... Hehe... Yap, semoga kebarakahan untuk semuanya, kebahagiaan untuk semuanya. Belajar semuanya. Belajar mandiri dalam berumahtangga. Seperti apa tantangannya? Let's see... :D

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Kamis, 28 Agustus 2014

Menu MPASI Umar

Saat memulai MPASI pertama untuk anak yang menginjak usia 6 bulan, biasanya ibu suka bingung, mau memberi apa pada anaknya. Apalagi untuk anak pertama, yang belum pernah punya pengalaman sebelumnya. Terutama bagi ibu yang ingin MPASI nya homemade. Soalnya kalau MPASI instant udah banyak tersedia berbagai jenis dan merknya. Ada merk yang dulu juga kukonsumsi saat aku MPASI, hingga kini masih ada. Pengalaman pribadi sih bingung pas mau mulai MPASI. Apalagi yang jadi mainstream di lingkungan sekitar adalah menggunakan MPASI instant. Makanya mensosialisasikannya pun butuh keteguhan hati... <---lebay mode : on. :p

Persiapanku dulu sih nanya-nanya sama ibu, beli buku MPASI, sama baca-baca dokumen HHBF... Oiya sama nanya temen-temen yang udah pengalaman memberikan MPASI untuk anaknya. Kalau di HHBF, ada membernya yang rajin, buat jadwal MPASI selama sebulan gitu... Hehe... Kalau aku sih ga... Terus dicatat setiap harinya. Apa yang diberikan, suka atau tidak, ada alergi atau tidak, bab nya seperti apa. Aku melakukan ini, tapi cuma bertahan 3 minggu.. Hehe.. :p Yang penting kita tahu apa yang anak makan dan reaksinya seperti apa.

Karena aku tidak pakai jadwal, aku hanya membuat jadwal imajinasi di dalam otakku saja. Dua hari pertama apa, selanjutnya apa, dst.

Ini adalah beberapa makanan yang aku berikan pada Umar saat MPASI pertamanya, hingga kini sudah hampir 6 minggu MPASI.

1. Puree Pisang
Karena pisang sudah lembut, jadi tinggal dikerok saja, lalu diberikan kepada bayi. Bisa juga pisang dihaluskan, lalu tambahkan ASIP/air putih. Sesuaikan kekentalan dengan kemampuan bayi.

2. Puree Semangka
Haluskan semangka tanpa biji dengan menggunakan blender/baby food maker(grinder). Berikan pada bayi.

3. Puree Jeruk
Peras jeruk manis. Lalu berikan air jeruk pada bayi.

4. Puree Alpukat
Haluskan daging buah alpukat, bisa dengan blender/babyfood maker(grinder). Tambahkan ASIP/air putih.

5. Puree Pir
Kukus pir terlebih dahulu, lalu haluskan. Saring. Berikan pada bayi. Kalau aku tidak dikukus dulu, airnya saja yang diberikan ke Umar.

6. Puree Pepaya
Haluskan pepaya dengan blender/grinder. Berikan pada bayi.

7. Puree Wortel
Kukus wortel hingga empuk. Haluskan wortel. Campur dengan ASIP/air putih. Berikan pada bayi.

8. Puree Labu Siam
Kukus labu siam hingga empuk. Haluskan. Tambah air putih. Berikan pada bayi.

9. Puree Kabocha
Kukus kabocha hingga empuk. Haluskan. Tambahkan air putih. Berikan pada bayi.

10. Puree Kentang
Kukus kentang hingga empuk. Haluskan. Tambah ASIP/air putih. Berikan pada bayi.

11. Puree Kentang Wortel
Kukus wortel dan kentang. Haluskan. Tambahkan ASIP/air putih. Berikan pada bayi.

12. Serealia
Kalau aku pakainya tepung Gasol. Hehe. Ga numbuk sendiri. Soalnya repot. Milih Gasol memang biar ga pake pengawet, dan organik. Sebenernya sih ga harus organik juga kalau numbuk sendiri.. Ini mumpung ada yang pure dan organik, ya why not? :)
Baru nyobain 3 varian. Beras merah, jagung, sama kacang hijau.
1 sendok makan tepung Gasol+ kurang lebih 100ml air, masak dengan api mengecil, hingga mengental. Berikan pada bayi. Umar paling suka jagung.. :)

Itu sedikit menu MPASI yang sudah kuberikan pada Umar. Tahu rebus, bubur beras putih juga sudah diberikan pada Umar. Yang Umar kurang suka adalah kabocha.. hehe... Ibu bisa berkreasi dengan buah dan sayur yang lain, yang bisa dikonsumsi untuk MPASI awal ya... :)

Semangat MPASI!! :D

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Rabu, 27 Agustus 2014

Kemenangan Gaza

Alhamdulillaah... Allaahu Akbar..!!!! Baru saja kemarin memposting tulusan tentang Palestina, hari ini mendapat kabar bahwa Gaza telah menang!

Alhamdulillaah... Allaahu Akbar..!!!
Bergetar jiwa ini saat berita kemenangan Gaza menyebar... Blokade untuk Gaza yang selama 8 tahun terakhir ini diberlakukan oleh Israel dengan tidak manusiawi, kini akan dibuka. Pintu Rafah akan dibuka. Subhanallah... Bukan Gaza, Palestina, Hamas, atau Brigade Izzudin Al Qassam yang meminta gencatan senjata. Bukan! Pejuang di jalan Allah tak meminta belas kasihan dari musuh Allah. Mereka tetap berdiri tegak, bertahan, berjung, meski tak sedikit sanak saudara yang telah syahid mendahului. Mereka tak gentar, meski mereka tak memiliki rumah, atau sekolah...

Lihatlah bagaimana Israel yang katanya memiliki angkatan perang yang terbaik di dunia, disupport oleh negara adidaya... Yang pada awalnya dengan congkak dan angkuh membombardir Gaza, membunuh petinggi AlQassam, membunuh anak-anak Gaza, kini bertekuk lutut takluk pada AlQassam. Dengan seizin Allah. Israel bisa saja didukung oleh negara-negara besar di dunia, namun Gaza, mereka memiliki tempat berlindung yang jauh lebih besar, Allah... :)

Subhanallaah... Allaahu Akbar..!!
Janji Allah itu pasti. Beribu orang telah syahid di Gaza, namun Allah juga yang berkehendak melahirkan pejuang-pejuang bari di tanah Gaza. Maka Gaza, Palestina, takkan kekurangan pejuang.

Gerimis... Perjuangan mereka, kedekatan mereka dengan Allah dan Alquran membuat cemburu... :')

Gaza, you make us proud of you... Fasyhad ya Rabb...

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
- Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Selasa, 26 Agustus 2014

Ergobaby Carrier

Barang ini dibeli saat Umar masih umur sekitar 3 bulanan. Tapi baru dipakai saat Umar usia 6 bulan kemarin. Yap. Ergobaby carrier.

Ergobaby yang kami beli jelaslah bukan yang ori.. Hehe... (bangga gini beli yang KW :D). Habis yang ori itu harganya wow... Mending dipakai buat yang lain... (kata kita). Tapi alhamdulillaah, meskipun ini yang KW, tapi worth lah... Kalau ada kekurangan, ya maklum aja... Kan KW. Hihi...

Alasan dulu beli carrier atau gendongan ini adalah karena carrier ini tidak akan membuat kita pegal saat menggendong bayi. Range berat badan yang bisa disangga pun cukup lebar. Dari newborn baby (tapi harus pakai insertnya), hingga sekitar 25 kg. Selain itu, ini terlihat cukup ideal untuk kami yang masih kesana kemari memakai motor. Hehe... Atau kalaupun pergi ga bareng abang, memakai ini membuat terlihat lebih simple dan ga rariweuh yang ditambah bawaan lain khas emak-emak punya baby. :p Gendongan ini juga bisa dipakai dalam tiga posisi, yaitu depan, belakang dan menyamping. Tapi yang baru kugunakan ya cuma gendongan depan aja. Kelebihan dari ergo ini adalah posisi anak yang duduk, sehingga anak pun tidak terlalu pegal, kita yang menggendong pun tidak pegal, ideal banget (menurutku) buat yang bepergian pakai motor, ada hoodie nya atau penutup kepala, sehingga si bayi bisa tidur, dan terlindung dari panas, buat jalan jauh juga oke. Kekurangannya, bantalan bawahnya kurang empuk (yaiyalah, kalau mau empuk, beli yang ori aja... :)).

Dari beberapa gendongan yang kami miliki, ada dua gendongan ring sling Dialogue, gendongan kain (ini sih aku ga bisa memakainya sendiri... harus dibantu), gendongan depan baby scots, dan ergo, yang paling sering dipakai sekarang ya ergo ini. Umarnya sudah 9 kg.. Jadi memang lumayan olahraga kalau gendong Umar lama... dan pakai ini memudahkan menggendong Umar..

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Duka Mereka

Sudah sekian puluh hari Gaza dibombardir Israel. Gencatan senjata yang disambung dengan hujan roket yang makin meningkat. Anak-anak dan warga sipil lain menjadi sasaran mereka. Sementara HAMAS, masih terus berjuang mempertahankan kemuliaan Islam, atau menjemput syahid. Mereka, warga Gaza, masih berjuang.. Meski pemberitaan mulai surut, tak segencar saat awal Israel menyerang Gaza. Dunia masih tetap diam. PBB pun rasanya tak mampu membantah Israel dan sekutunya. Yap. Dimana aktivis HAM itu? Standar ganda. Selalu standar ganda saat berhadapan dengan Islam, atau Muslim. Meski begitu, bantuan pada Gaza terus mengalir dari manusia-manusia yang masih memiliki hati. Masih bisa mendengar dan merasakan kepedihan yang dialami Gaza. Mereka masih terus berjuang... Dengan, atau tanpa kita... Di tengah tertindasnya Gaza, ada secercah cahaya dalam perjuangan Islam. Erdogan terpilih sebagai presiden Turki. Alhamdulillaah...

Mari tetap berjuang... Dengan perjuangan yang kita mampu. Jangan lupakan saudara-saudara kita dimanapun, yang tengah menegakkan kalimatullah... Dengan menukar jiwanya...

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Minggu, 24 Agustus 2014

Homemade Marshmallows

Eksperimenku yang sempat gagal kemarin dan membuat bad mood sudah berhasil, alhamdulillaah... hehe... Baru satu kali percobaan gagal, udah bete. Mentalnya nih harus diperbaiki. :D

Setelah gagal kemarin dan bete pagi hari. Siangnya setelah kondisi mood berangsur membaik dnn bisa berfikir jernih, akhirnya buka laptop, dan search cara membuatnya di Youtube. And biidznillaah, menemukan dua video yang cara pembuatannya jelas banget. Langsung whatsapp abang, dan langsung abang downloadin videonya.. hehe... Senengnya adalah nemu web www.joyofbaking.com yang luar biasa... :)

Apa sih eksperimennya? Yap. Membuat marshmallow sendiri. Cemilan yang kenyal dan manis. Pengen coba buat sendiri. Percobaan pertama pake putih telur. Sudah gagal, baunya pun amis. Setelah melihat di resep yang lain dan dua video tutorial yang kulihat tidak menggunakan putih telur, akhirnya percobaan yang ini aku ga pake putih telur... :)

Ini resep dan cara pembuatan marshmallow yang kuambil dari web www.joyofbaking.com lengkapnya http://www.joyofbaking.com/candy/HomemadeMarshmallows.html .

Resep Homemade Marshmallow (ini udah pakai resep yang kubuat kemarin. Resep aslinya bisa dilihat di link diatas)

Bahan :
21 gram gelatin (aku pakai gelatin sapi)
240 ml air dibagi dua bagian
240 gram corn syrup
Sejumput garam
1 bungkus vanila bubuk
400 gram gula pasir
Gula halus dan tepung maizena untuk taburan
Pewarna makanan

Cara membuat :
1. Siapkan loyang. Alasi dengan kertas roti atau alumunium foil. Taburi diatasnya campuran tepung maizena : gula halus 1:1. Sisihkan.
2. Tuangkan 120 ml air ke dalam wadah yang digunakan untuk mencampur.
3. Taburkan 21 gram gelatin diatas air tersebut hingga merata, tanpa diaduk. Biarkan selama 15 menit sampai air terserap oleh gelatin, dan menjadi seperti agar-agar.
4. Pada panci, campurkan gula pasir, corn syrup, dan sisa air tadi. Masak diatas kompor dengan api sedang. Aduk perlahan. Setelah gula pasir larut, aduk kembali. Api diperbesar. Kalau di resep, campuran ini dimasak hingga suhunya 115°C. Karena tidak punya candy thermometre, ya dikira-kira. Sampai mendidih dan bergelembung di seluruh permukaan campuran ini.
5. Gelatin yang sudah menjadi agar-agar dimixer dengan kecepatan rendah. Lalu tuangkan campuran yang telah mendidih tadi secara perlahan-lahan ke dalam gelatin. Naikkan kecepatan hingga yang tertinggi. Hati-hati, campuran ini sangat panas. Mixer terus hingga mengental. Kemarin sekitar 15 menit. Masukkan garam, vanili dan pewarna. Setelah adonan mengental, segera tuang ke dalam cetakan yang sudah ditaburi gula halus dan tepung maizena. Ratakan. Taburi bagian atasnya dengan tepung maizena dan gula halus agar tidak lengket.
6. Diamkan adonan selama 4-5 jam dalam suhu kamar.
7. Setelah 4-5 jam, potong sesuai selera. Pakai gunting yang sudah dicelup ke dalam tepung maizena dan gula halus.
8. Gulingkan potongan marshmallow dalam campuran tepung maizena dan gula halus.
9. Sajikan

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Sabtu, 23 Agustus 2014

Pacaran Ala Erye2

Hari ini, setelah dari agenda di bubat, aku dan abang menuju ke Setiabudi Supermarket. Janjian sama ibu dan ade ketemuan disana. Cuma, aku emang telat perginya daan lumayan jauh juga dari bubat ke setiabudi. Jadi telat sampe sana, ibu sama ade udah mau pulang. Udah di parkiran. Tadinya ibu sama ade udah mau pulang, tapi akhirnya ga jadi, kita makan dulu di The Kiosk yang terletak diatas Setiabudi Supermarket. Rencananya, habis makan, aku, abang sama Umar akan liat-liat ke Setiabudi Supermarket. Abang kan belum pernah kesana... hehe... habis aku panas-panasin buat kesana... Soalnya abang kan suka yang aneh-aneh, pengen eksperimen makanan yang unik-unik... Jadi pasti suka ke Setiabudi Supermarket.. hehe...

Setelah makan di The Kiosk, ibu dan ade mau pulang. Jadinya Umar dibawa ibu pulang sama ade. Sedangkan aku dan abang liat-liat dulu kedalam. Hehe. Jadilah judulnya ini kami pacaran di supermarket. Wkwkwk... :D

Kami masuk kedalam. Dan setiap barang yang aneh, pasti kami berhenti dulu untuk melihat lebih dekat. Hehe... tapi hampir semua barang disana barang impor... Alhasil, baru satu barisan display yang kami lewati, kami sudah berhenti lama sekali.. Begitu ke display sampingnya, aneh-aneh lagi. Berhenti lagi. Daaan... Abang itu girangnya bukan main saat melihat barang-barang aneh disana. Sepertinya sudah terbayang-bayang eksperimen masakan yang aneh-aneh. :D Semua ingin dilihatnya... Hehe... Tapi memang waktunya ga cukup untuk melihat satu persatu. Kami hanya menyusuri bagian supermarket tersebut dan melihat sekilas saja... semua barang impor... dan merknya tidak familiar... heuheu... Abang yang awalnya mau melihat satu persatu semuanya... Tapi ternyata ga kuat... terlalu banyak input yang masuk... :D

Saat kami sudah cukup overload, kami memutuskan pulang saja. Lagipula, khawatir Umar menangis. :) Ditutup dengan kesimpulan, kapan-kapan kami kesini lagi. Untuk mencari bahan eksperimen kami. Inilah pacaran ala erye2. :D

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena,diam berarti kematian-

Selamat Datang di Alam Pejuang

Kehidupan yang dimaknai dengan kontribusi
Kehidupan yang diwarnai dengan amal nyata
Karena kita,, dilahirkan untuk menjadi Pengukir Sejarah

About Me

Foto saya
Seorang sanguinis, yang lebih menyukai menumpahkan segala sesuatunya melalui tulisan. Karena dengan menulis, membuatnya merasakan kebebasan dan petualangan. Mencoba menata diri untuk menjadi pribadi yang bermanfaat dan lebih mencintai Rabbnya dari waktu ke waktu..