Senin, 29 Desember 2014

JODOH Hari 63

Faidah Hadits ke 63

لا يؤمن أحدكم حتى أكون أحب إليه من ولده و والده و الناس أجمعين
"Tidaklah sempurna keimanan seseorang di antara kalian hingga dia menjadikan aku lebih dicintai daripada anaknya, bapaknya, dan seluruh manusia."

Hadits ini menunjukkan tentang kewajiban mencintai Rasulullah shallahu'alaihi wa sallam. Kecintaan kepada Rasulullah shallahu'alaihi wa sallam haruslah lebih besar daripada kecintaan kepada siapapun selain beliau, meskipun mereka adalah keluarga kita sendiri. Karena, beliau telah menyampaikan hidayah yang merupakan modal kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Adapun bentuk kecintaan kepada beliau adalah dengan mengikuti dan menjalankan syariat yang beliau contohkan. Bukan dengan melakukan amalan-amalan yang justru ditolak di dalam islam. Karena, Rasulullah shallahu'alaihi wa sallam bersabda "Barangsiapa membuat hal baru dalam urusan (agama) kami ini, maka amalannya tersebut tertolak."( HR. Bukhori & Muslim)

Maka, jika seseorang benar-benar mencintai Rasulullah shallahu'alaihi wa sallam melebihi kecintaan kepada siapapun, dia tidak akan mendahulukan ketaatan kepada siapapun jikalau menyelisihi perintah Allah dan Rasul-Nya.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang yang mencintai Allah dan Rasul-Nya melebihi kecintaan terhadap apapun. Amiin.

Ust Riki - Mahasiswa UIM semester akhir
@Program Jodoh

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian- 

Minggu, 28 Desember 2014

JODOH Hari 62

��Faidah Hadits ke 62 ��

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد.

: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم

لَيْسَ الشَّدِيْدُ بِالصُّرَعَةِ إِنَّمَا الشَّدِيْدُ الذِيْ يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ

��Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Bukanlah orang yang kuat itu yang menang dalam gulat, sesungguhnya orang yang kuat itu yang mampu menahan nafsu amarahnya”. (Hadits sahih riwayat Ahmad)

��Penjelasan hadits

��Amarah adalah suatu gejolak jiwa pada diri manusia yang terkadang sulit dikendalikan atau dibendung, bisa jadi ketika seseorang marah terlontar dari lisannya kata-kata yang tidak pantas, atau bahkan berbuat sesuatu yang membahayakan orang lain, bisa juga terjadi kekacauan dan keributan antara orang banyak disebabkan amarah yang tidak mampu dibendung, hal ini dikaranakan sulitnya menahan diri dari pengaruh amarah, kecuali orang-orang yang diberi taufiq dan kemudahan oleh Allah untuk menahan dan mengendalikan amarahnya.

��Karena itulah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengajarkan kita suatu bentuk kekuatan jiwa yang luar biasa , yang mana barangsiapa memiliki kekuatan ini lebih layak diberi sifat "kuat" daripada orang yang pintar bergulat atau berkelahi yang mudah menjatuhkan lawannya dengan mudah, kekuatan ini adalah kekuatan menahan dan mengendalikan amarah, itulah kekuatan batin yang perlu dimiliki setiap manusia selain kekuatan lahiriah.

��Karena banyak manusia yang fisiknya kuat namun ketika ditimpa amarah, tidak bisa mengendalikan dirinya, sehingga banyak merugikan orang lain bahkan merugikan dirinya sendiri.
Hal ini semakna dengan firman Allah subahanahu wa ta'ala dalam surat ali imran ayat 134 ketika menjelaskan sifat-sifat orang-orang yang bertaqwa :

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

��Dalam suatu hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengajarkan kita salah satu cara dalam menahan amarah yaitu dengan berwudhu, karena asal amarah adalah dari syetan sedangkan syetan terbuat dari api, maka api akan padam dengan air.

��Dalam hadits lain juga diajarkan cara lain menahan amarah, yaitu ketika sedang berdiri maka hendaklah duduk, dan ketika duduk maka hendaklah berbaring.
Hal ini dikarenakan pentingnya salah satu akhlaq terpuji ini yaitu menahan amarah, sehingga dalam suatu hadits Abu hurairah, ada seorang sahabat yang meminta wasiat kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam , maka beliau mengatakan kepadanya sebanyak 3 kali :
لا تغضب
"Janganlah kamu marah"

Semoga Allah senantiasa membimbing dan memudahkan kita dalam melatih akhlaq yang baik ini,
Wallahu ta'ala a'lam
سبحانك اللهم وبحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت أستغفرك وأتوب إليك
وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين

Akhmad Fahrisan - Mahasiswa UIM semester akhir Fakultas Hadist

@Program Jodoh

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Jumat, 26 Desember 2014

JODOH Hari 61

��Syarh Hadits 61��

"BARANGSIAPA YANG ALLAH KEHENDAKI KEBAIKAN BAGINYA, NISCAYA DIA KARUNIAKAN FIQH (PEMAHAMAN) ATAS AGAMANYA."  Muttafaqun 'alaihi

Hadits ini adalah salah satu motivator menuntut ilmu yang paling dahsyat. Beberapa faidah hadits ini:
1. Allah ta'ala memiliki iradah (kehendak). Ini adalah akidah Ahlussunnah waljama'ah, berbeda dengan Muktazilah dan Jahmiyyah yang menolaknya.
2. Di antara akidah Aswaja yang tersirat di hadits ini juga: sebagaimana Allah menghendaki kebaikan bagi seseorang, Dia juga berhak untuk melakukan sebaliknya, yakni tidak menghendaki kebaikan bagi hambaNya.
Allah berfirman: "...dan barangsiapa yang Allah berkehendak menyesatkannya, Dia jadikan hatinya sesak dan berat seakan naik ke langit..." Qs Al-An'am: 125
Hal ini berbeda dengan klaim Muktazilah.
3. Al-Hafidzh Ibnu Hajar mengingatkan bahwa yang dimaksud dengan fiqh di sini adalah pemahaman agama yang membuahkan amal shalih, seperti ibadah dan amar makruf nahi munkar.
Adapun hanya sekedar pengetahuan dan wawasan, justru bisa menjadi bumerang.
4. Ciri munafik adalah tidak faqih. Allah berfirman: "Demikian itu karena mereka tidak memiliki fiqh (pemahaman)." Qs 59: 13
Ayat-ayat yang senada pun banyak ditemukan di Al-Quran.
Semoga Allah memberikan kita fiqh dan amal shalih.
Wallahu A'lam.

♻ Ust Fajri hafidzahulllah ♻

@Program Jodoh 

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Smart Muslimah

Muslimah harus cerdas? Iya banget.
Kenapa? Biar ga kalah sama yang laki-laki.
Yakin?

Jadi perempuan itu memang harus cerdas. Ada shahabiyah yang bisa kita teladani dalam hal kecerdasannya. Bunda Aisyah r.a. Sosok muslimah cerdas yang menjadi referensi para shahabat yang lain.

Jadi perempuan itu harus cerdas. Bukan karena alasan materi seperti biar bisa kerja di perusahaan A, B, dll atau biar punya penghasilan fantastis. Bukan. Juga bukan agar bisa bersaing dengan laki-laki.

Karena laki-laki dan perempuan diciptakan bukan untuk bersaing dalam hal siapa yang lebih unggul.

Al umm madrasatul ula
Seorang ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya.

Ya. Karena alasan itu, maka perempuan harus cerdas.
Karena ia akan menjadi seorang ibu. Menjadi Ibu. Bukan menjadi karyawan perusahaan ternama atau wanita karir yang prestise. Bukan untuk itu.

Karena saat kita mendidik perempuan, sebenarnya kita sedang menyiapkan generasi.

Apakah kau pikir, mempersiapkan generasi ini masalah sepele?

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Kamis, 25 Desember 2014

JODOH Hari 60

�� Faidah Hadits ke 60 ��

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد.

قال عليه الصلاة والسلام: كل أمتي يدخلون الجنة إلا من أبى، من أطاعني دخل الجنة ومن عصاني فقد أبى.
أخرجه البخاري في صحيحه.

Masuk kedalam surga merupakan impian & harapan setiap orang. Dan secara umum, sebuah harapan yang tidak diteruskan dengan langkah-langkah pasti guna mewujudkannya, tentu hanya sekedar impian dan angan-angan semata.

Taat kepada Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam merupakan 'harga mati' (baca: harus, wajib) bagi siapapun yang ingin selamat dunia & akhirat karena ketaatan kepadanya termasuk bagian dari ketaatan kepada Allah.

Allah Ta'ala berfirman :

مَنْ يُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ ۖ  

(النساء : 80)
"Barangsiapa yang mentaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati Allah"

Bahkan, kecintaan Allah dan ampunan-Nya akan diperoleh bagi mereka yang taat kepada Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam.

Allah Ta'ala berfirman:

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
(آل عمران : 31)
Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu". Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Taat disini mencakup ketaatan dalam seluruh aspek syari'at yang disampaikan oleh Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam. Sehingga tidak boleh pilah-pilih syari'at, seperti taat dalam masalah ibadah tapi tidak untuk perkara muamalah, atau sebaliknya taat dalam perihal muamalah tapi tidak mau beribadah, dst.

Allah Ta'ala berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ  (البقرة : 208)

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ ۗ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا مُبِينً (الأحزاب : 36)

Melaksanakan syariat secara sempurna bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan kesungguhan dan taufiq dari Allah Ta'ala karena pasti akan banyak rintangan yang menghalangi. Setan dan rekan-rekannya tidak akan tinggal diam. Meski demikian, seseorang tidak boleh berputus asa. Teruslah beramal dan ingat sabda Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam :

أما أهل السعادة فييسرون لعمل السعادة، أما أهل الشقاوة فييسرون لعمل الشقاوة.

(أخرجه البخاري)

Allah Ta'ala berfirman:

فَأَمَّا مَنْ أَعْطَىٰ
Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa,

وَاتَّقَى وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى
dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga),

فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْيُسْرَى
maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.

وَأَمَّا مَنْ بَخِلَ وَاسْتَغْنَى
Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup,

وَكَذَّبَ بِالْحُسْنَى
serta mendustakan pahala terbaik,

فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْعُسْرَى
maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar.

(الليل : 5 - 10)

اللهم إنا نسألك الجنة وما قرب إليها من قول وعمل ونعوذ بك من النار وما قرب إليها من قول أو عمل.

والله تعالى أعلم.
سبحانك اللهم وبحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت أستغفرك وأتوب إليك.
وصلى الله وسلم على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

Ust Ridwan Arifin - Mahasiswa UIM ♻
@Program Jodoh

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

End of December

Desember 2014 akan segera berlalu. Tinggal menghitung hari aja...

Kalau di facebook sih lagi zaman buat kaya flashback setaun kemarin apa aja yang terjadi gitu... misal Ani's Year, atau Budi's year, dkk... Mengingat satu tahun kemarin ada peristiwa apa saja yang terjadi.

Dalam setahun, pasti banyak yang terjadi. Banyak emosi yang terlibat. Marah, sedih, atau bahagia.

Saatnya mulai merencanakan resolusi 2015. Mengevaluasi tahun yang telah berlalu. Aku belum buat sih... Tapi ingin juga mengevaluasi tahun ini dan sebelum-sebelumnya.

Iseng mengetik nama sendiri dalam kolom google search... rini inggriani. Dan yang keluar... taraa... ketebaklah yah... hehe... banyaknya tentang profil di media sosial yang kumiliki. Entah itu akun fb, twitter, blog, atau instagram. Hehe...

Tapi ada satu yang 'nyempil'. Tulisan saat aku tugas akhir S1 dulu. Yang dimuat di ASCI atau Asian Science Citation Index. Hehe... Publikasi satu-satunya di jurnal. Tulisan ilmiah satu-satunya yang kuhasilkan selama rentang waktu hidupku. #tutupmuka.

Yah... Setiap orang kan memang interest nya berbeda-beda... :)

Sebenernya, saat aku mengetik nama sendiri dalam kolom google search, saat itu imajinasiku sedang dilatih. Aku ingin mengetahui seperti apa yang 'dunia' ketahui tentangku. Imajinasiku mengangkasa, seperti apa aku akan dikenang jika suatu saat aku tidak lagi ada... Saat orang mendengar namaku, apa yang akan dia ingat? Apa yang sudah aku hasilkan dalam rentang masa aku hidup di dunia? Lebih jauh lagi, sudahkah aku berbekal untuk kehidupan setelah aku mati kelak?

Gerimis. Setiap mengingat mati.
Gerimis. Karena ingin mati yang indah.
Gerimis. Sebab tak tahu amal apa yang diterima olehNya.

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Rabu, 24 Desember 2014

Kau Tak (Pernah Mau) Tahu

Kau tahu, lelah itu saat dituntut untuk mengerti keinginan orang lain. Sementara orang lain tak pernah mencoba untuk mengerti kondisimu. 


Kau tahu, letih itu saat kaulah yang harus selalu memulai segalanya.
Sementara orang lain merasa cukup menunggu kau memulainya.

Kau tahu, penat itu saat semua i'tikad baikmu selalu disalahartikan.
Sementara orang lain hanya mengingat kesalahanmu dan mencari celah kesalahanmu yang lain.
Salah, salah, dan salah.

Kau tahu, payah itu saat kau diseret untuk mengikuti keinginan sekitarmu.
Sementara kau sendiri tengah berjuang untuk bangkit dan berdiri.

Kau tahu, capek itu saat kau melakukan A, itu salah. Lalu kau lakukan B. Itu salah. Dan orang lain menyuruhmu melakukan A kembali.
Ini parameternya apa? Berdasarkan perasaan siapa?

Terkadang kita merasa benar tanpa mau mendengar orang lain.
Terkadang kita tidak pernah menghitung apa yang kita miliki.
Kita lebih sibuk mencari apa yang belum kita dapat.
Kau tahu akhirnya apa? Lelah, letih, penat, payah, capek.

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Selamat Datang di Alam Pejuang

Kehidupan yang dimaknai dengan kontribusi
Kehidupan yang diwarnai dengan amal nyata
Karena kita,, dilahirkan untuk menjadi Pengukir Sejarah

About Me

Foto saya
Seorang sanguinis, yang lebih menyukai menumpahkan segala sesuatunya melalui tulisan. Karena dengan menulis, membuatnya merasakan kebebasan dan petualangan. Mencoba menata diri untuk menjadi pribadi yang bermanfaat dan lebih mencintai Rabbnya dari waktu ke waktu..