Selasa, 03 Juni 2014

Berdagang Dengan Feeling

Ada seorang penjual di pasar dekat rumah. Tapi si aa ini sebenarnya tidak punya barang jualan yang tetap. Maksudnya?

Jadi beliau ini bisa dapet barang untuk dijual kalau pedagang lain sudah memberikan barang dagangannya yang sudah tidak laku... Biasanya menjelang siang... Sekitar jam 10an, para pedagang yang barangnya tidak laku akan memberikan pada aa ini. Barulah si aa tersebut jualan. Tapi justru si aa itu selalu dikerumuni oleh ibu-ibu. Karena barang-barangnya ia jual cukup murah. Kalau kita beruntung, dengan uang 10ribu, kita udah bisa dapet macem-macem. Beliau juga suka ngasih bonus gitu. Hehe.. Suka bilang, lagi happy, lagi ulang tahun, jadi ngasih bonus. Haha... Mana ada ulang tahun setiap hari. Kadang aku mikir, beliau dapet untung ga ya? Hehe.... Kok jualnya murah... Dan kadang suka terlihat 'ngasal' kalau ngasih harga... Berdasarkan feeling, gitu? :D

Kalau kita ke pasar pagi-pagi, beliau belum jualan. Yang ada ngider-ngider dulu... Mungkin cari-cari barang yang bisa dijual olehnya... Tapi, salut sama beliau. Selain jujur sama ramah, ada lagi kelebihannya. Kalau di orang lain barang-barang susah laku, di beliau mah, dalam sekejap juga udah ludes. Yaa karena murah juga sih... Cuma kekurangannya ya barang yang dijual ga banyak. Seadanya... Jadi suka berebut...

Si aa itu memang fenomena... Di pasar lain belum tentu ada fenomena macam ini... :D

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Amanah Lelaki

Katanya, kalau belum nikah, uang laki-laki ya punya laki-laki, uang perempuan ya uang perempuan. Tapi kalau udah nikah, uang istri ya uang istri, uang suami, uang istri juga... Hehe... Rugi dong jadi laki-laki yang udah nikah... :D

Mungkin kalau secara hitung-hitungan matematis duniawi terlihat rugi sebagai laki-laki... Tapi, disisi pahala dimata Allah, wuiih... sudah sangat luar biasa, jika dibersamai dengan keikhlasan... Dengan segala kelebihan yang Allah karuniakan bagi laki-laki, Allah amanahkan pula sebagai qawwam dan tulang punggung keluarga. Yang dari kerja kerasnya menghidupi keluarganya, akan Allah nilai sebagai sedekah dan amal kebaikan. Lelaki juga bertanggungjawab agar keluarganya hanya menerima yang halal. Agar dekat dengan syariat. Agar jauh dari maksiat.

Semoga Allah, luaskan rizki para suami untuk mencari nafkah yang halal, dan Ia lapangkan hati para istri untuk menerima pemberian suami, berapapun besarnya... :)

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Senin, 02 Juni 2014

Menulis

That's why I still keep writing, day by day....

Menulis, membuatmu bisa berbagi dengan orang lain...
Menulis, membuatmu dapat menginspirasi dunia...
Menulis, membuatmu mengerti bagaimana komunikasi dibangun...
Menulis, membuat umurmu lebih panjang...

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

When I Make A Mistake

Belajar bijak dalam melihat kesalahan orang..

Hei... Tak mungkin manusia seperti kita-kita ini bebas dari kesalahan... Saat seseorang melakukan kesalahan, ia selalu punya kesempatan untuk memperbaikinya, bukan? Jangan menghakimi seseorang atas kesalahannya yang telah lalu, dan kau bahas seumur hidupnya... Hanya karena kau kira ia tak menunjukkan rasa bersalahnya...

Ah... bicara masalah hati... Apa kau benar-benar tahu isi hatinya? Orang baik pun pernah melakukan kesalahan, atau salah menentukan pilihan... Melakukan kesalahan, itu bukti bahwa ia adalah manusia... Penuh keterbatasan dan kelemahan...

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Minggu, 01 Juni 2014

First Journey

Kemarin kami pergi ke Sariater. Ada family gathering dari kantor abang. Karena dari kantor abang lebih deket ke Kopo, jadilah kami menginap di Kopo dari hari Kamis.

Karena kumpul jam5.30 di kantor abang, jadilah kami sudah merencanakan harus bangun jam berapa, siap-siap jam berapa, mandiin Umar jam berapa, dll. Tapi ya seperti sudah bisa ditebak, rencana itu tinggal rencana... Hehe....

Umar mandi jam setengah lima Subuh. Mandi kilat itu juga... Beres-beres kilat, dll... Pergi ke kantor abang. Berangkatnya udah mau jam setengah 6... Nyampe di kantor jam 6... Tapi masih nunggu yang lain juga... Berangkat jam tujuh pagi. Selama di bis, kami berusaha membuat Umar senyaman mungkin... Maklum... ini acara perdana Umar dengan perjalanan cukup jauh... Perdana naik bis.. Ganti-gantian gendong Umar... Hehe...

Sampai di Sariater jam 9.30. Kami dapat tiket empat wahana, ada sepeda air, flying fox, trampolin, dan film 4D. Tapi yang bisa diikuti ya cuma sepeda air sama nonton film 4D. Mau flying fox sm trampolin udah ga muda lagi... wkwk... Umar masih belum bisa. :D

Setelah makan siang, acara bebas. Bisa berendam di air panas, dll.. Tapi kita jalan-jalan aja... Tepatnya nyari spot foto... :p

Sekitar jam 3, kami sudah kembali ke bis. Padahal kumpul jam4. Tapi udah bingung mau kemana... Lumayan juga soalnya sambil gendong Umar. Akhirnya main-main di bis aja sama Umar.

15 menit sebelum jam 4, tiba-tiba Umar pup. Dan abang bilang, abang aja yang ganti popok Umar.. Hehe... di rerumputan doong.... Tapi kita bawa perlak kok... Ganti popok secepat kilat ala koboy karya abang... Hehe... :) Emaknya enak-enakan di bis... :D

Perjalanan pulang cukup macet.. Kami turun duluan di Enhai, karena lebih dekat ke Sarijadi. Alhamdulillah sampai rumah jam setengah 8 malem... Alhamdulillah, we're happy. Meskipun menyisakan tiga orang yang tepar di kamar tidur... :D

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

It's Never Too Late

Kau tahu, terkadang aku seperti seseorang yang tidak lagi punya mimpi... Hehe... Merasa sudah tidak cukup energi untuk memiliki mimpi.. Dan hanya bisa mengikuti alur hidup sehari-hari...

Tapi terkadang, aku juga bisa teringat kembali mimpi-mimpi besarku... Saat ada seorang teman yang memiliki pencapaian besar dalam hidupnya... Seakan-akan dicambuk... Harus juga bisa berkarya sesuatu... Karya yang bukan ditunjukkan pada dunia saja..

Alhamdulillah masih selalu bisa diingatkan... Karena memiliki teman-teman yang luar biasa... Mereka yang mimpinya sudah terealisasi saat masih muda belia...
Fine...
Mungkin mimpiku tak bisa kuraih saat aku masih muda... Bukan pesimis... Tapi mungkin realistis... Hehe... Rasanya egois sekali masih mementingkan mimpi pribadi di tengah peran yang menuntut untuk mampu merealisasikan mimpi bersama...

Jika aku tak bisa meraih mimpiku di saat muda... Aku masih bisa menjadi 'sesuatu' kelak... insyaallah...

It's never too late to start...
#notetomyself #ntms

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Welcome June

Welcome June!!! :)

Sudah masuk Juni hari ini... Bulan baru, hari yang baru. Umar udah mau 5 bulan hadir di dunia. Sebentar lagi mau Ramadhan juga.

Well... ini Ramadhan pertama setelah ada Umar. We'll see, bagaimana kami melalui Ramadhan ini. Semoga kebarakahan selalu Allah limpahkan untuk keluarga kami. Amiin.

Bulan Juni....
It's such a month of hope... hehe... Ya kan memang harus lebih baik dari bulan sebelumnya... Rencananya kami akan pindah ke pasir impun bulan ini. Hmm...tapi gatau jadi atau ga.. Banyak faktor yang mempengaruhi ini... Lagi-lagi berdoa, semoga Allah mudahkan...

Bulan Juni...
Ingin lebih produktif... Mengejar ketertinggalan dan hutang-hutang yang belum terbayar... hehe... Ingin lebih bisa menjalankan setiap peran dengan lebih baik lagi....

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Selamat Datang di Alam Pejuang

Kehidupan yang dimaknai dengan kontribusi
Kehidupan yang diwarnai dengan amal nyata
Karena kita,, dilahirkan untuk menjadi Pengukir Sejarah

About Me

Foto saya
Seorang sanguinis, yang lebih menyukai menumpahkan segala sesuatunya melalui tulisan. Karena dengan menulis, membuatnya merasakan kebebasan dan petualangan. Mencoba menata diri untuk menjadi pribadi yang bermanfaat dan lebih mencintai Rabbnya dari waktu ke waktu..