Lagi-lagi...
Hidup adalah tentang bagaimana kita bergerak dalam dua keadaan...
Satu sisi bersyukur, dan sisi yang lain adalah bersabar...
-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-
Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu Bergeraklah, karena diam berarti kematian
Lagi-lagi...
Hidup adalah tentang bagaimana kita bergerak dalam dua keadaan...
Satu sisi bersyukur, dan sisi yang lain adalah bersabar...
-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-
Homeschooling atau tidak, jelas itu pilihan bagi orangtua manapun.. Menjadi orangtua saat ini memang butuh kretivitas tingkat tinggi.. Bagaimana menanamkan nilai-nilai pada anak, di tengah memupusnya nilai yang pernah kita dapatkan saan posisi kita menjadi anak dulu.. Harus ada aktivitas yang banyak, agar anak kita menjadi anak yang tak gadget addicted... Kita bukan hanya butuh anak untuk tenang bersama gadgetnya.. Tapi lebih dari itu...
Alhamdulillah, dapet info tentang sources untuk belajar anak dengan aktivitas beragam... Begitu dapet link ini, langsung dibuka... Wuiiih... bagus-bagus... Hehe... Yah meski belum semua linknya dibuka... Tapi jadi punya gambaran buat aktivitas Umar ke depan... insyaallah... :) Makasi ya teteh di grup ITBMotherhood yang udah sharing link ini...
-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-
Saat sedang bersilaturahim dengan seorang teman lama via whatsapp. Merencanakan kapan kami bisa bertemu. Karena Mei ini banyak hari liburnya. Hehe...
Ternyata ia sudah padat jadwal di bulan Mei ini. Jadwal liburan. Kutanya kemana ia liburan. Guess what? KL, Phuket, Bangkok, Bali, dan Lombok.
Wuiiiih.... Sebagai seseorang yang pengen pergi ke tempat-tempat baru, rasanya ingin sekali menjadi seperti temanku itu.. hehe... Sempat terlintas dalam benak... Enak rasanya menjadi temanku... :p
Tapi alhamdulillah, kesadaranku perlahan kembali... Rumput tetangga memang selalu lebih hijau... Jangan selalu melihat rumput tetangga.. Bisa mengikis syukur..
Disyukuri, diberi suami yang shalih dan baik, serta anak yang sehat dan lucu.. hehe... Kalau Allah mau, ke luar negeri besok pun bisa, insyaallah... Tapi mendapat anugerah suami shalih dan anak yang sehat, mungkin tidak semua orang mendapatkannya... Just one word... Alhamdulillah...
-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-
Tadi pagi... liat fb, liat newsfeed... ada temen yamg ngeshare status temennya... isinya bener-bener serem... Ini isinya...
Repost dr status bund novelia ummu nayfah
—Baik dibaca para orang tua dan calon
orang tua—
Nayfah, putri saya, bisa dibilang “anak
pingitan”. Saangat jarang main keluar
bersama teman-temannya kecuali saya
mendampinginya. Saya tak peduli para
tetangga mengatakan saya ”overprotektif”
atau apalah. Saya hanya ingin perkembangan
Nayfah bagus, tidak terpengaruh dengan
pergaulan yang bisa membuatnya menjadi
”anak nakal”.
Dan hari ini, kekhawatiran saya terbukti
(lagi).
Pagi ini, ada 3 orang anak bermain di depan
rumah. Sebut saja si A (laki-laki sekitar 6
tahun), si B (laki-laki sekitar 4 tahun), dan si
C (perempuan sekitar 4 tahun).
Awalnya, tak ada yang aneh dengan
pembicaraan anak-anak itu. Hingga si A,
anak lelaki terbesar, berkata dengan lantang,
”Main pipis- pipisan yuk!”
Mendengar itu, saya langsung melongok ke
depan lewat jendela.
Takutnya anak-anak itu pipis sembarangan di
depan rumah. Selain najis, itu nggak sopan.
Mau
saya tegur jika memang terjadi. Tapi yang
saya lihat selanjutnya adalah sesuatu yang
sedikit
”berbeda”. (perlu diketahui, saya ngumpet
supaya anak2 itu tidak tahu bahwa mereka
diawasi).
A: Main pipis-pipisan yuk!
B: Gimana tuh? (Si B sepertinya tertarik)
A: (berkata pada Bukan elu,bego! Tapi gue
ngajak C!
C: Mainnya gimana, A?
A: Elu jongkok. (sambil dilaksanakan oleh si
C) Nah, gue begini... (Si A berdiri di depan si
C yang sedang jongkok, sambil seolah-olah
memberikan –maaf— penisnya).
A: Nah, elu minum pipis gue!
Subhanalloh...!!! Saya ga bisa nahan emosi.
Saya buka pintu, langsung ke pagar. ”Main
apa, Sayang?” Tegur saya. Si A langsung lari,
diikuti oleh si B dan si C yang mungkin
merasa harus lari juga.
Duuuhhh... itu adegan kok sangat
memprihatinkan yah... dan itu bukan yang
pertama kali. Sudah
beberapa kali saya mendapati anak-anak
berusia 7 tahun kebawah bercerita tentang
sex positions.
Entah ortu mereka teledor menaruh buku/CD
sembarangan, atau memang dibiarkan begitu
saja?
Tetangga-tetangga sekitar saya, sudah
terbiasa membiarkan anak mereka bermain
dengan teman-
temannya tanpa pengawasan. Bahkan saya
yang memegang teguh prinsip ”lebih baik jadi
anak
pingitan daripada jadi anak liar” dianggap
kolot, tak mau bersosialisasi, dan sebagainya.
Saya
terima itu. Tak masalah orang lain berkata
apa, yang penting Alloh tahu alasan saya
baik. Cukup Alloh yang tahu.
Sudah menjadi kebiasaan di sini, para ibu
menyuruh anaknya bermain keluar rumah
agar mereka
bisa mengerjakan pekerjaan rumah. Padahal,
itu bisa menjadi bumerang pada mereka
sendiri.
Anak-anak akan tumbuh tanpa pengawasan.
Kita tak bisa mengoreksi informasi salah yang
mereka dapatkan saat bermain jika kita
sendiri tak tahu bagaimana mereka bermain.
Jadi, bagi para bunda, mohon dengan sangat
ya Bun...selalu temani anak jika bermain di
luar
rumah. Atau kalau mau pakai cara saya juga
boleh. Ajak saja teman-temannya bermain di
rumah, jadi kita bisa sambil mengawasi.
Rumah berantakan itu resiko. Tapi insya
Alloh itu lebih baik daripada rumah rapi, tapi
psikologis anak kita yang ”berantakan”.
*Mohon bantu SHARE, agar lebih banyak lagi
bunda yang tahu.
Huaaaa... serem bangeet... anak umur 7taunan gitu...udah tau hal-hal kaya gitu... astaghfirullah...
Lingkungan tempat anak kita berada saat ini sudah tidak aman.. Tantangan yang dihadapi anak kita jauh luar biasa dibanding zaman kita dulu... Pekerjaan rumah kita sebagai orangtua masih begitu banyak... Benarlh bahwa menjadi orangtua adalah amanah yang besar dan tak mudah... Namun banyak dari kita yang tak membekali diri dengan keilmuan yang mumpuni saat menjalani fase tersebut...
-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-
Melihat status seorang adik di facebook...
Teringat pada suatu ketika..
Dalam lingkaran cinta dan cahaya ilmu
Kami berbagi mimpi dan cita-cita
Mengungkapkan satu persatu mimpi
Berharap pada suatu masa kami akan saling mengingatkan mimpi kami
Satu sama lain...
Ia yang termuda diantara kami...
Salah satu mimpinya adalah memiliki page di facebook yang isinya tentang dakwah... melalui gambar... karena ia suka menggambar...
Saat itu kami hanya mengaminkan mimpi dan cita-cita dari setiap kami...
Berharap Allah beri kami kekuatan untuk menggapainya..
Tak berapa lama ternyata ia sudah mulai meraih mimpinya...
Tanpa perlu membuat page sendiri... Kini ia bagian dari page dakwah...
Dari sanalah terbuka pintu lainnya.. Karyanya yang mulai menyebar luas... Aku tahu, ini tak termasuk mimpinya dulu... ini lebih dari mimpinya...
Ah... Allah memang begitu baik...
Semoga Allah karuniakanmu keistiqomahan, adikku... :)
-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-
Yeaaay... Alhamdulillaah... Kelas perdana belajar bahasa Arab via whatsapp akan dimulai 18 Mei insyaallah...
Ga sabar nunggu buat belajarnya... Hehe... Semoga bisa meningkatkan kualitas interaksi dengan AlQur'an dan tentu saja dalam hal pengamalannya...
Semoga bisa berkomitmen selama dua bulan ke depan dalam kursus ini.. Insyaallah.. Aamiin..
-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-
Kalau orang-orang setelah melahirkan bingung bagaimana menguruskan badan, aku sebaliknya. Aku bingung gimana cara menaikkan berat badan. Masalahnya setelah lahiran, beratku dengan mudah turun tanpa harus diet. Dan tadi pagi, saat menimbang, beratku sudah turun 1 kg dalam waktu 3 hari.. Hiks... Total setelah lahiran aku sudah berkurang 13kg.. Padahal saat hamil aku nambah 15kg.. Hadeh... Bentar lagi ini mah kembali ke berat awal... Bahkan mungkin bisa lebih kurus lagi... Oh nooo... :'(
Aku emang susah naikin berat badan.. Gemuk sekali-kalinya ya pas hamil... Pengen kaya orang yang gampang banget naikin berat badan... Ada usul??
Bersyukur beratku yang turun, tapi berat Umar tetep naik.. Hehe... Tapi aku kan ntar kaya tengkorak hidup gimana?? Wkwk... :D
Ya Allah, mudahkan aku untuk menambah berat badan.. :D
-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-
-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-